Kelengkapan Sarpras Tunjang Prestasi SDN Sukorejo

27
BERPRESTASI: Para siswa berprestasi, guru, dan kepala sekolah SDN 2 Sukorejo foto bersama di halaman sekolah (M Zaenuri/Jawa Pos Radar Semarang).
BERPRESTASI: Para siswa berprestasi, guru, dan kepala sekolah SDN 2 Sukorejo foto bersama di halaman sekolah (M Zaenuri/Jawa Pos Radar Semarang).

SEMARANG- Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Sukorejo merupakan  rintisan sekolah model di Kecamatan Sukorejo. Sekolah ini mempunyai prestasi yang merata baik akademik maupun non akademik.

Kepala SDN 2 Sukorejo,  Nur Rokhmat  mengungkapkan sekolahnya  baru mulai merintis menjadi sekolah model  bagi sekolah lain di Kecamatan Sukorejo. Oleh karenanya, SDN 2 Sukorejo  ini  mempunyai kelebihan dalam hal pemenuhan delapan standar pendidikan.  Salah satunya yakni sarana dan prasarana pendidikan.

“Baru-baru ini kita mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk meningkatkan sarana di sekolah,” bebernya. Sarana pendukung  sekolah untuk kegiatan ekstrakurikuler pun tergolong lengkap, sebut saja ada alat-alat marching band dan seperangkat  alat gamelan serta sarana pendukung kesenian lainnya.

Selain itu, ada  UKS yang sudah memenuhi standar cukup baik. Bahkan, sekolah ini juga mempunyai kantin sekolah  yang pengelolaaanya melibatkan para siswa. Anak-anaknya pun tergolong kreatif, buktinya para siswanya  punya banyak hasil kreasi kerajinan tangan yang dipajang memenuhi rak display seukuran almari  terbuat dari kaca  yang diletakkan di depan kelas.

“Selama ini kita memfasilitasi anak-anak yang  mau berkreasi  sesuai dengan keahliannya,” ungkapnya.

Diakuinya, selama ini prestasi SDN 2 Sukorejo  terus berkembang dan meningkat   selaras dengan peningkatan sarana dan prasarananya.

“Belum lama ini kita juara puisi tingkat kabupaten maju ke  tingkat provinsi. Cabang olahraga renang dan taekwondo juga maju ketingkat provinsi,” bebernya.

Untuk diketahui, SDN 2 Sukorejo ini juga merupakan salah satu sekolah di Kabupaten Kendal yang berstatus sebagai sekolah inklusi,  yakni sekolah yang menerima siswa berkebutuhan khusus.

“Anak-anak  yang mempunyai keterlambatan dalam belajar ini sedikit tertinggal dalam prestasi akademik namun demikian mereka sebenarnya juga  mempunyai potensi dalam bidang non akademik,”pungkasnya. (zen/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here