Gila, Tiga Warga Terpaksa Dipasung

323

PURWOREJO—Tiga warga yang menderita gangguan jiwa di Purworejo, dipasung oleh keluarganya. Hal itu terjadi di Desa Girigondo dan Wareng, Kecamatan Pituruh. Kepala Desa Girigondo Nur Sahid mengatakan, pihaknya sudah melaporkan pemasungan itu ke instansi terkait sejak beberapa waktu lalu. Ironisnya, belum ada tindak lanjut dari dinas terkait. Kades Nur menyampaikan, sepengetahuan dirinya, di Desa Girigondo ada dua penderita gangguan jiwa yang dipasung. Sedangkan di Desa Wareng, Kecamatan Pituruh, ada satu orang.

Nur menyampaikan, keputusan untuk memasung penderita gangguan jiwa, berasal dari pihak keluarga. Keluarga khawatir, jika dibiarkan bebas, penderita akan membahayakan keluarga maupun tetangga. Sebab, jika gangguan jiwanya kumat, penderita kerpa mengamuk.

“Kalau di Girigondo yang satu sudah dilepas, karena sudah dianggap aman. Sedangkan satunya, sampai saat ini masih dipasung, karena masih sering ngamuk.” Ia berharap, segera ada penanganan dari instansi terkait. Kades Nur mengaku tidak tega melihat ada warganya yang dipasung. Namun karena keterbatasan segi ekonomi—utamanya dari sisi biaya pengobatan—pemasungan menjadi alternatif terakhir.

Kepala Bidang Sosial Dinsos PPA Purworejo, Sri Lestariningsih ketika dikonfirmasi wartawan berjanji segera mengecek. Kata Sri, pemasungan sama dengan merampas hak hidup penderita, meski yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa. “Kami sudah berkoordinasi dengan Kabid Rehabilitasi dan segera ditindaklanjuti. (jpg/isk)