SEMARANG – Tim sepakbola Porprov Kota Semarang mematangkan skema permainan menghadapui laga lanjutan Grup C kualifikasi Porprov Jateng kontra tim Pati di Stadion Citarum, Minggu (22/10) mendatang.

Sang arsitek Ahmad Wiryo telah menyiapkan beberapa skema untuk memaksimalkan laga tersebut.”Kami punya pemain dengan kemampuan teknik merata. Ini menjadi keuntungan dan memudahkan untuk menyusun pola yang berbeda dari pertandingan sebelumnya. Ini merupakan bagian dari taktik saja untuk menghadapi lawan dengan karakter permainan yang berbeda,”’ tutur Ahmad Wiryo.

Juru taktik asal PS Biprada itu akan melakukan rotasi pemain saat kontra dengan tim besutan Edi Supriyanto nanti. Kemungkinan besar, empat pemain yang mendapatkan kartu kuning akan disimpan guna menghindari akumulasi kartu. Sebab, usai melawan tim Bumi Mina Tani, Guntur Soekarno Putra Win dkk akan melakoni laga berat di kandang tim Jepara.

”Kami minta pemain tak menganggap remeh lawan. Kendati kalah di pertandingan pertama melawan Jepara, hal itu justru bisa menjadi semangat kebangkitan Pati. Anak-anak harus fokus penuh dan tampil figh di lapangan nanti,” tutur Wiryo.

Pada latihan rutin, Ahmad Wiryo menekankan pada bola-bola pendek, satu hingga dua sentuhan. Dia ingin pemainnya tak terlalu lama menguasai bola untuk membangun serangan cepat dan efektif. Diakuinya, fisik masih menjadi perhatian utamanya untuk membangun pola serangan yang diinginkannya. Pola yang diterapkannya menuntut kondisi fisik pemain yang prima.”Saya ingin pemain terus bergerak dan saling mendukung baik saat bertahan maupun menyerang. Waktu yang ada masih memungkin untuk meningkatkan fisik pemain,” sambungnya. (bas)