SDN Kebonagung 1 Tampil Perkasa

290
KUNCI KEMENANGAN: Pemain putra M Kevin (kiri) menjadi kunci kemenangan penyisihan pertama SDN Kebonagung 1, karena menang di partai tunggal dan berperan penuh saat tampil di laga ganda mengalahkan SDN Baleromo A (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
KUNCI KEMENANGAN: Pemain putra M Kevin (kiri) menjadi kunci kemenangan penyisihan pertama SDN Kebonagung 1, karena menang di partai tunggal dan berperan penuh saat tampil di laga ganda mengalahkan SDN Baleromo A (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

DEMAK – Pertandingan Djarum Foundation Kejuaraan Bulutangkis Beregu Antar SD/MI Se-Kabupaten Demak tahun 2017 mulai digeber usai upacara pembukaan, Jumat (13/10) kemarin di GOR KONI, Demak Kota.

Hasil sementara, regu putra SDN Kebonagung 1 berhasil memetik kemenangan pertama. Menurunkan dua pemain, Kevin RC dan Afif N, tim dari UPTD Kebonagung ini meraih keunggulan 2-0 melawan regu putra SDN Baleromo A dari UPTD Dempet.

Pada pertandingan pertama, Kevin RC yang tekniknya lebih unggul, memetik kemenangan 21-6, 21-16 atas Muhammad Ardi, wakil SDN Baleromo A di partai tunggal pertama. Berlanjut pertandingan kedua partai ganda, pasangan Kevin RC/Afif N masih terlalu tangguh bagi Muhammad Ardi, yang berpasangan Arya Abhitya. Regu putra SDN Baleromo A ini di game pertama takluk 14-21. Sayangnya di game kedua kesempatan meraih kemenangan hilang setelah gagal menyamakan skor dengan berakhir 21-23.

Pada pertandingan lain, regu putra SDN Poncoharjo dari UPTD Bonang juga melaju ke penyisihan kedua. Menurunkan pemain Ari Nur Ikhwan dan M Fatkhur Azzam, mereka mengalahkan SDN Karangsari 1 dari UPTD Karangtengah, yang membawa pemain Fikri dan Obit. Pertandingan pertama tunggal, Ari Nur Ikhwan menang atas Fikri 21-10, 21-9. sedangkan pertandingan kedua ganda, SDN Poncoharjo mengakhiri laga 23-21, 21-15.

Sementara itu, Panitia Pertandingan, Zulham Afandi, memaparkan, kategori kejuaraan ini terbagi dalam dua bagian, yakni regu putra dan regu putri. Masing-masing kategori memperebutkan trophy dan hadiah uang pembinaan bagi juara satu, dua dan tiga. Mengenai sistem pertandingan, ditentukan dari tiga pertandingan yang dijalani tim atau regu tiap sekolah, atau dua kemenangan beruntun pada pertandingan pertama dan kedua. Apabila kedudukan seri, hasilnya ditentukan melalui pertandingan ketiga partai tunggal dengan pemain yang berbeda dari laga tunggal pertama.

“Laga tunggal pertama dan kedua harus memainkan atlet berbeda. Namun bebas memilih siapa yang bertanding duluan, asal tidak boleh dua kali main. Kalau pada pertandingan ganda, tiap pemain bisa main lagi. Tim yang membawa tiga pemain atau lebih, sangat diuntungkan karena mereka punya kekuatan lebih baik untuk menjalani pertandingan itu,” terangnya. (fiq/bas)