DOKUMEN PRIBADI RADAR SEMARANG
DOKUMEN PRIBADI RADAR SEMARANG

SEMARANG – DPRD terus melakukan pemantauan terkait dengan aset status SMA/SMK yang semula dikelola pemerintah kabupaten/kota dan kemudian dilimpahkan ke Pemprov Jateng. Dewan berharap, kebijakan ini bisa membawa perubahan tetapi jangan sampai merugikan sekolah. Selain itu, untuk administrasi aset sekolah harus sudah diselesaikan tahun ini agar ke depan bisa lebih fokus meningkatkan prestasi sekolah.

Sekretaris Komisi E DPRD Jateng, Abdul Hamid mengatakan, sesuai amanah dalam UU No 23/2014 kebijakan itu memberi perubahan dalam sistem pendidikan di daerah. Daerah harus bisa meningkatkan prestasi sekolah baik di bidang akademik dan non akademik. “Untuk itu setiap SMA/SMK yang alih status diharuskan dapat beradaptasi dengan baik,” katanya.

Ia menambahkan, sudah melakukan pengawasan di sejumlah daerah di Jateng. Ia berharap seperti persoalan honorarium GTT/PTT harus segera ditangani secepatnya. Selain itu, untuk fasilitas belajar mengajar yang kurang memadai segera diajukan. “Semua segera ditangani agar aktivitas belajar mengajar tidak terhambat,” tambahnya.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Sri Maryuni meminta agar SMA/SMK bisa memaksimalkan fasilitas yang ada sehingga siswa tidak perlu pulang sampai larut malam. Selain itu, sekolah diminta memonitor kegiatan siswa di luar sekolah. “Sekolah juga diharuskan membantu siswa selepas lulus mendapat tempat kerja dan kontrak kerja yang sesuai,” tambahnya.

Ia tidak menampik jika di daerah masalah serius yang banyak dihadapi adalah sarana prasarana. Untuk itu, sambil menunggu pengajuan sarana prasana sekolah, para tenaga pendidik diusahakan dapat memaksimalkan fasiltas yang ada sehingga siswa tidak pulang larut karena menunggu giliran ruang praktek.

Sekolah juga mempunyai kewajiban memonitoring kegiatan siswa selepas pulang sekolah karena program lima hari sekolah sehingga siswa perlu dimonitor ketika selepas jam sekolah usai. “Sekolah juga mempunyai kewajiban dalam memandu siswa untuk mendapat pekerjaan yang sesuai selepas lulus sekolah. Ini tanggungjawab besar dan harus dilakukan ke depan,” tambahnya. (fth/ric)