Ojek Online Masih Beroperasi

Zona Merah Terlarang Bagi Pengojek Online

822
DOKUMEN PRIBADI RADAR SEMARANG
DOKUMEN PRIBADI RADAR SEMARANG

MAGELANG—Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Magelang berjanji akan menindak tegas transportasi ojek online di titik-titik zona merah.  Satpol PP juga meminta ojek online tidak mengenakan atribut selama beroperasi. Tujuannya, untuk menciptakan suasana kondusif.

“Sudah kami arahkan, agar (atribut) dibalik. Tujuannya, biar tidak terkesan seperti provokasi,” kata Kepala Satpol PP Kota Magelang, Singgih Indri Pranggana.

Singgih tidak membantah, sejauh ini masih banyak driver ojek online yang beroperasi, meski tidak mencolok seperti dulu. Namun, Singgih memastikan, pihaknya akan mengambil tindakan tegas jika mereka berkumpul di lokasi yang masuk kategori zona merah.  “Akan kami tegur dan ambil tindakan.”

Zona merah yang dimaksud, lanjut Singgih, seperti lingkungan pasar, terminal, di atas trotoar, serta tempat lain yang dilarang. “Satuan kami terus patroli untuk memantau. Itu memang bukan tempatnya. Tidak hanya driver ojek online saja, PKL (Pedagang Kaki Lima) pun kami halau, kalau julalan di tempat yang tidak semestinya.”

Singgih menekankan, pihaknya sama sekali bukan bermaksud membela angkutan kota (angkot). Yang ia lakukan hanya  normatif dan sesuai prosedural. Alasannya, angkutan konvensional jelas legal, sementara yang berbasis online masih bermasalah terkait izin. “Nah, yang secara izin tidak jelas, itu yang sensitif. Tapi, sama saja dengan daerah lain, kami juga tidak bisa menghentikan operasional mereka.”

Singgih melanjutkan, yang bisa dilakukan oleh Satpol PP hanya memberi tindakan dari sisi manajerial, dengan menutup kantor Gojek Kota Magelang. Mereka dianggap melanggar Perda Nomor 6 Tahun 2015 Kota Magelang tentang Ketertiban Umum.

Seandainya gedung tersebut hanya dijadikan tempat tinggal, Satpol tidak mempermasalahkan, karena  sudah disewa. Namun, tidak boleh ada aktivitas kantor atau usaha, karena Gojek tidak memiliki surat izin usaha perdagangan. (cr3/isk)