TEMANGGUNG—Sinyal kuat, DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Temanggung akan berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan  Temanggung pada Pilkada Temanggung 2018 mendatang.  “Dalam pemilihan bupati-wakil bupati Temanggung 2018, berdasarkan informasi DPW Partai Nasdem, sudah ada pembicaraan yang hampir final antara DPP PDI Perjuangan dengan DPP Partai Nasdem. Sudah 99 persen, yang satu persen itu kehendak Allah SWT,” kata Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Temanggung, Muh Sayid, kemarin.

Ketika ditanya siapa calon bupati dan wakilnya? Sayid menjawab dengan santai, “Untuk calon bupati dan wakilnya, terserah PDI Perjuangan.” Ia hanya menyampaikan, Nasdem cukup menyodorkan dua nama. Yaitu,  Sayid selaku Ketua DPD Nasdem Temanggung dan Zuhar Mahsun, Sekretaris DPD Partai Nasdem Jateng. “Zuhar Mahsun merupakan warga Semarang, kebetulan suaminya asal  Kandangan.”

Sayid mengaku tidak tahu namanya muncul sebagai sosok yang diajukan sebagai calon oleh partainya. “Tiba-tiba nama saya muncul, disebut oleh ketua DPD Nasdem Jateng bersama Sekretaris Nasdem Jateng, Zuhar Mahsun,” klaimnya.

Padahal, Sayid mengklaim tidak berambisi untuk menjadi calon bupati atau wakil bupati. “Saya pimpinan Partai Nasdem Temanggung, konsentrasi saya, bagaiamana membesarkan partai dan bisa memenangkan Pileg 2019.” Meski begitu, selaku kader, Sayid menegaskan, “Jika partai menugaskan, apapun perintahnya, saya akan patuh dan siap menjalankan.”

Sayid menambahkan, dirinya dalam posisi menunggu keputusan resmi DPP Partai Nasdem. Sebab, perihal koalisi atau penentuan calon kepala daerah dan wakilnya, merupakan kewenangan pusat. “Tentunya pusat punya mekanisme, ada survei dan sebagainya. Survei popularitas dan elektabilitas yang tentunya terkait dengan kapasitas dan kapabilitas bakal calon kepala daerah.” (san/isk)