KENALKAN DIRI : Bakal Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah Sigit Widyinindito memaparkam dan berkenalan dengan kader PDI Perjuangan Kabupaten Kebumen, Kamis (12/10) kemarin (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu).
KENALKAN DIRI : Bakal Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah Sigit Widyinindito memaparkam dan berkenalan dengan kader PDI Perjuangan Kabupaten Kebumen, Kamis (12/10) kemarin (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu).

KEBUMEN – Bakal Calon Wakil Gubernur dari PDI Perjuangan Kota Magelang, Sigit Widyonindito menilai Kabupaten Kebumen mempunyai potensi sangat besar untuk lebih dikembangkan. Terlebih, Kabupaten Kebumen mempunyai potensi alam lengkap.

Hal ini disampaikan Sigit saat mengunjungi dan bersilaturahmi dengan kader PDI Perjuangan di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kebumen, Kamis (12/10). “Ada gunung, hutan, sawah, sampai lautan. Potensi genteng soka yang sampai tingkat ekspor. Sebenarnya sangat besar, tapi perlu dikembangkan, dipoles, tingkatkan iklim investasi, dan lainnya. Intinya, bagaimana caranya supaya potensi-potensi ini mampu menyejahterakan masyarakat, itu esensinya,” ujar Wali Kota Magelang itu.

Sigit juga mengapresiasi para kader dan pengurus DPC PDI Perjuangan Kebumen karena bisa hadir menyambutnya. Padahal, untuk datang ke kantor, mereka harus rela berjalan jauh.

“Kebumen ada 26 kecamatan, perjalanannya luar biasa terutama yang dari kecamatan jauh-jauh itu sampai dua jam, tapi tetap datang. Ini sebuah kehormatan bagi saya. Terima kasih teman-teman di Kebumen.”

Sigit mengaku siap “dijewer” Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kebumen Cipto Waluyo bila ia sampai melupakan Kebumen. Ia menegaskan, tipikal calon pemimpin itu harus mau mendengar kritik untuk kebaikan yang membangun.

“Seandainya dapat (rekomendasi) tentu saya tidak akan lupa dengan Kebumen. Kalau lupa, saya siap dijewer Pak Ketua (Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kebumen Cipto Waluyo, red),” kata Sigit.

Pada kesempatan ini, Sigit didampingi politisi PDI Perjuangan yang juga Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Magelang Budi Prayitno, jajaran Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Magelang, para kader serta pengurus lainnya.

Sigit juga menjelaskan, kehadirannya di Kebumen untuk silaturahmi dan membangun hubungan baik antara DPC PDI Perjuangan kedua daerah. Sampai saat ini, Sigit mengaku belum tahu siapa yang akan mendapatkan rekomendasi dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan untuk maju dalam Pilgub Jateng 2018 mendatang.

“Tapi sebagai kader yang loyalis, saya jalankan saja amanat partai. Masalah keputusan (rekomendasi) itu tergantung dari Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri). Tetap tegak lurus. Siapapun itu (dapat rekomendasi), harus kita dukung,” tandas Sigit.

Sementara itu, Windarti Agustina mengatakan, Sigit adalah Wali Kota Magelang yang sukses memboyong berbagai penghargaan dari tingkat provinsi, nasional, bahkan sampai internasional.

“Baru saja beliau (Sigit) mewakili delegasi Indonesia untuk bicara di markas PBB di New York untuk menjelaskan bagaimana program kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Kemudian Kota Magelang juga meraih prestasi di bidang keuangan, tahun ini dapat WTP, anugerah transparansi, dan lainnya,” papar mantan anggota DPRD Kota Magelang tersebut.

Dengan kepiawaian Sigit di bidang teknik dan penataan kota, kata Windarti, tak ayal Kota Magelang kini jadi jujukan daerah lain untuk studi banding. “Pagi ini (kemarin, red) ada kunjungan Pemkab Maluku Tengah. Sangat sering, pemerintah daerah lain berkunjung ke daerah kami untuk belajar tentang pengelolaan kota,” imbuh Windarti.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kebumen Cipto Waluyo menuturkan, secara pribadi ia sangat cocok dengan figur Sigit. Hanya saja, pihaknya akan tetap tunduk tehadap ketentuan apapun dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan. “Kita bisa berdoa supaya Pak Sigit amanah. Saya pribadi menilai beliau sangat cocok. Namun untuk keputusannya kita akan tetap tegak lurus,” jelas Cipto. (cr3/ton)