Sengketa Kredit Masih Jadi Aduan Terbanyak

84
PEMAPARAN: Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Bambang Kiswono (tengah) memaparkan perkembangan sejumlah pengaduan dari masyarakat maupun informasi terbaru terkait lembaga keuangan (NURUL PRATIDINA / JAWAPOS RADAR SEMARANG).
PEMAPARAN: Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Bambang Kiswono (tengah) memaparkan perkembangan sejumlah pengaduan dari masyarakat maupun informasi terbaru terkait lembaga keuangan (NURUL PRATIDINA / JAWAPOS RADAR SEMARANG).

SEMARANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 3 Jawa Tengah dan DIJ mencatat, sejak awal tahun lalu hingga akhir September ini terdapat 276 pengaduan dari masyarakat terkait lembaga keuangan beserta produknya. Sengketa kredit menjadi aduan terbanyak.

Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIJ, Bambang Kiswono mengatakan, berdasarkan kategori lembaga, 72 persen mengadukan perbankan, kemudian 15 persen aduan terkait lembaga pembiayaan, 5 persen lembaga asuransi dan 8 persen lainnya.

Sedangkan dari kategori produk, tiga besar utama terdiri dari aduan terkait permasalahan kredit sebanyak 61 persen, kemudian 6 persen kartu kredit, diikuti sebanyak 5 persen aduan seputar produk asuransi.“Aduan seputar kredit ini biasanya permasalahan-permasalahan saat jaminan mau dieksekusi,”ujarnya, kemarin (12/10).

Dari banyaknya aduan tersebut, hingga September lalu sudah 93 persen yang terselesaikan atau sebanyak 256 pengaduan dan sisanya sebanyak 7 persen masih dalam proses penyelesaian. Selain berbagai aduan dari nasabah dan masyarakat, lanjutnya, belum lama ini sejumlah pelaku usaha jasa keuangan juga melakukan pengaduan. Yaitu terkait modus baru yang mencatut nama sejumlah perbankan.

“Belum lama ini ada pihak yang menamakan UN Swissindo dan menerbitkan Surat Kuasa M1 yang dapat ditukarkan dengan sejumlah uang, tapi itu tidak benar. Masyarakat dan kebanyakan ibu-ibu berbondong-bondong ke sejumlah bank untuk menukarkan voucher tersebut. Atas kegiatan tersebut, 7 bank, 41 BPR dan 1 lembaga pembiayaan melapor ke kami,” ujarnya. (dna/bas)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here