Jaringan Rusak, Air PDAM Tersendat

SALATIGA  – Pembangunan selokan di kota Salatiga berimbas kepada melonjaknya biaya pemeliharaan jaringan PDAM kota. Pasalnya, sejumlah saluran air mengalami kerusakan dan membuat banyak konsumen air bersih yang mengeluh. Upaya yang dilakukan adalah menambah tim pemeliharaan dan melakukan kerja 224 jam penuh.

“Kita memang mendapatkan banyak keluhan mengenai air bersih dan semua itu dikarenakan kerusakan yang dialami pada saat proyek pembangiunan,” jelas Samino saat dikonfirmasi melalui telepon pribadinya, Kamis (12/10).

Dijelaskan dia, kerusakan cukup signifikan hampir merata dirasakan pelanggan PDAM. Antara lain area layanan Jalan Diponegoro, Fatmawati, Hasanudin, Ahmad Yani, Brigjen Sudiarto, Hasanudin dan Sukarno-Hatta. “Jenis kerusakan memang tidak menentu namun cukup banyak. Akibatnya biaya pemeliharaan dan perbaikan jaringan melonjak banyak,” jelas Samino.

Keluhan mengenai air bersih ini sangat terasa. Suplai air bersih ke sejumlah pelanggan terpaksa digilir demi pemerataan. Kebanyakan yang dikeluhkan pelanggan, sumbernya berasal dari jaringan yang rusak akibat galian dalam proses pembangunan.

“Di sini, air biasanya mengalir lancar, tetapi sekarang cukup tersendat. Bahkan sampai sore ini (kemarin, red) mati air bersihnya,” jelas Hidayati, 42, warga Cabean, Sidomukti. Untuk
mengantisipasinya, warga menyiapkan tampungan air sehingga tidak terlalu kebingungan saat air mati. (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here