Utang 31 Pedagang Dihapuskan

51
(ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
(ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Lembaga keuangan Tamzis Baituttamwil Kaliwungu memberikan pembebasan atau menghapus sisa pembiayaan (kredit) bagi 31 pedagang Pasar Pagi Kaliwungu yang menjadi korban kebakaran pada 19 Agustus 2017 lalu. Total pembebasan utang mencapai Rp 117 juta.

Manager Taawun Tamzis Tri Wuryanto didampingi Manager Tamzis area Kendal Naryanto mengatakan, utang yang dibebaskan untuk 31 pedagang tersebut nilainya variatif yakni mulai dari Rp 1-30 juta.

“Dari 400 pedang yang terkena musibah kebakaran, ada 31 anggota yang memiliki pembiayaan di Tamzis. Melalui divisi taawun Tamzis, kami memberikan pembebasan atau penghapusan sisa pembiayaan,” Naryanto di sela acara Tamzis Peduli dengan tema “Tamzis Berbagi, Indahnya Ekonomi Syariah” di Aula Kecamatan Kaliwungu, Rabu (11/11).

Penghapusan pembiayaan dilakukan karena dalam akad mudharobah atau perjanjian jual-beli antara bank dengan nasabah memang ada aturannya. Tamzis memiliki konsekuensi bagi rugi bila terjadi musibah.

Tri Wuryanto mengungkapkan, sebenarnya Tamzis membentuk dana cadangan untuk kerugian anggota, disebut dana taawun, yang dihimpun secara nasional. Dana tersebut dikumpulkan sebesar 0,6 persen dari pembiayaan.

Di Kendal, pihaknya melayani lima pasar yakni Pasar Kaliwungu, Brangsong Sukodono, Pasar Pagi Kaliwungu dan Gladak. “Belum lama ini kami Pasar Pagi Kaliwungu terbakar sehingga kami ikut menanggung beban pedagang juga,” terang dia.

Salah satu pedagang Pasar Pagi Kaliwungu yang menerima pembebasan pembiayaan, Sulimah, 56, mengaku sangat senang utangnya sebesar Rp 2 juta dihapuskan. Dikatakannya, separo dagangan pakaian ikut terbakar saat api melalap Pasar Pagi Kaliwungu. “Kami sangat senang dan sangat terbantu dengan pembebasan pembiayaan ini,” ujarnya.

Sekretaris Komisi B DPRD Kendal Syamsul Huda mengaku, saat ini pemerintah telah mengusahakan untuk membangun kembali pasar yang terbakar. Baik menggunakan Dana Alokasi Khusus ataupun dana Tugas Pembantuan (TP).

DAK digunakan khusus untuk pembiayaan di bawah Rp 6 miliar. Sedangkan besar anggaran yang akan digelontorkan tidak terbatas. “Artinya bisa lebih di atas Rp 6 miliar alias menyesuaikan anggaran,” tandasnya. (bud/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here