Tiga Bos Perusahaan Bebas

646
BERNAPAS LEGA : Tiga terdakwa bos perusahaan, Tjan Wen Hung, Setiyono Raharjo dan EC. Erny Novita dibebaskan dari jeratan pidana oleh majelis hakim Sigit Heriyanto di PN Semarang (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
BERNAPAS LEGA : Tiga terdakwa bos perusahaan, Tjan Wen Hung, Setiyono Raharjo dan EC. Erny Novita dibebaskan dari jeratan pidana oleh majelis hakim Sigit Heriyanto di PN Semarang (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG-Tiga terdakwa kasus dugaan pemalsuan atau memberikan keterangan menyesatkan dalam perjanjian jaminan fidusia yang dilakukan di PT Citra Mandiri Multi Finance Semarang, dibebaskan dari semua dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng dalam sidang beragendakan putusan di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Rabu (11/10).

Sebelumnya JPU menuntut ketiganya dengan vonis berbedabeda, tuntutan tertinggi dijatuhkan ke bos CV Zentrum (sekarang sudah pailit) Tjan Wen Hung dengan pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan. Kemudian bos CV Lancar Motor (showroom mobil) Setiyono Raharjo dengan pidana penjara 2 tahun 6 bulan. Terakhir Kepala Kantor Perwakilan PT Citra Mandiri Multi Finance Semarang EC. Erny Novita dengan pidana penjara 1 tahun 6 bulan.

“Memutuskan para terdakwa tidak terbukti secara sah melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan jaksa penuntut umum. Membebaskan terdakwa dari semua dakwaan jaksa, serta memulihkan harkat dan martabat dan hak-hak para terdakwa,” kata majelis hakim yang dipimpin Sigit Heriyanto dalam amar putusannya.

Dalam pertimbangannya, hakim Sigit menyebutkan, dakwaan adanya pemalsuan surat tidak terpenuhi, sehingga perbuatan terdakwa tidak terbukti secara sah melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan alternatif pertama, kedua dan ketiga penuntut umum. Atas putusan itu, majelis memberikan waktu 7 hari kepada para pihak untuk mengajukan kasasi.

Menanggapi putusan itu, JPU Kejati Jateng, Ahmad Riyadi memastikan akan mengajukan kasasi. “Semua boleh-boleh saja hak majelis hakim, kalau janggal saya tidak komentar dahulu. Nanti kami akan kasasi,”kata Ahmad Riyadi singkat.

Sementara kuasa hukum dua terdakwa Tjan Wen Hung dan Setiyono Raharjo yakni, Andreas Hijrah Airudin menyatakan menerima atas putusan itu. “Kita menerima, yang terpenting klien kami sudah bisa bernafas lega dahulu,” kata Andreas. (jks/zal)