DAFTAR: Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang saat menyerahkan formulir pendaftaran sebagai parpol calon peserta Pemilu 2019 di kantor KPU Kabupaten Semarang, kemarin (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
DAFTAR: Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang saat menyerahkan formulir pendaftaran sebagai parpol calon peserta Pemilu 2019 di kantor KPU Kabupaten Semarang, kemarin (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

UNGARAN – Partai Politik (Parpol) di Kabupaten Semarang yang akan menjadi peserta Pemilu 2019 diharapkan tidak menyerahkan data pada hari-hari akhir pendaftaran. Ketua KPU Kabupaten Semarang Guntur Suhawan mengatakan, apabila Parpol tersebut menyerahkan data pada hari akhir pendaftaran, dikhawatirkan akan mempersulit diri.

“Apabila ada proses perbaikan, mereka (parpol) tidak cukup waktu untuk menyampaikan kepada kita. Walau ini masih proses pendaftaran,” kata di kantornya usai menerima pendaftaran PDI Perjuangan Kabupaten Semarang sebagai calon peserta Pemilu 2019, Rabu (11/10).

Dikatakan Guntur, sejak dibuka pendaftaran calon peserta Pemilu 2019 serentak pada 3 Oktober, baru dua parpol yang sudah mendaftarkan diri. Selain PDI Perjuangan, Partai Perindo juga sudah mendaftar. “Perindo tanggal 9 Oktober dan PDIP tanggal 11 Oktober ini. Perindo sudah kita keluarkan tanda terima sehingga sudah clear. PDIP ini baru akan kita cermati dan teliti,” katanya.

Menurut Guntur, persiapan yang harus dilakukan parpol ketika mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2019 sangatlah mudah. “Pendaftaran itu kuncinya normatif dari jumlah anggota itu terpenuhi dulu. Kalau sudah terpenuhi dan ditemukan KTP dan KTA ganda, maka hal itu dilanjutkan diteliti pada proses registrasi,” katanya.

Apabila terbukti ditemukan kekurangan, berkas perdaftaran dari Parpol calon peserta Pemilu 2019 tersebut akan dikembalikan. Pendaftaran calon peserta Pemilu 2019 di KPU Kabupaten Semarang akan ditutup pada 16 November 2017.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha mengungkapkan, pendaftaran dilakukan setelah pihaknya mendapatkan instruksi langsung dari DPP. “Bahwa pada 11 Oktober ini kami diminta segera mendaftarkan diri sebagai parpol calon peserta pemilu 2019,” kata Ngesti.

Berbagai persyaratan juga sudah dilampirkan ketika menyerahkan berkas pendaftaran ke KPU. Seperti KTP dan kartu keanggotaan partai PDIP. “Untuk KTA (Kartu Tanda Anggota) PDIP yang kita serahkan 1445 anggota. Itu sudah memenuhi di mana seperseribu dari jumlah penduduk Kabupaten Semarang,” katanya. (ewb/ton)