Tandingkan Pebulutangkis dari 13 Media

65
KONFERENSI PERS : (Dari Kiri) Sigit Pramono ketua SIWO PWI Jateng, Darjo Soyat, ketua pelaksana Semarang, Tri Ihsan mewakili panitia pelaksana nasional, dan Arfi Oktofiandra mewakili Budi Darmawan Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation dalam konferensi pers di Gedung Pers Jalan Tri Lomba Juang, Selasa (10/10) kemarin (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
KONFERENSI PERS : (Dari Kiri) Sigit Pramono ketua SIWO PWI Jateng, Darjo Soyat, ketua pelaksana Semarang, Tri Ihsan mewakili panitia pelaksana nasional, dan Arfi Oktofiandra mewakili Budi Darmawan Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation dalam konferensi pers di Gedung Pers Jalan Tri Lomba Juang, Selasa (10/10) kemarin (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG-Bakti Oahraga Djarum Foundation kembali menggelar kejuaraan bulutangkis antar media dari seluruh Indonesia. Kejuaraan ini dibagi dalam 3 zona, yakni Zona Indonesia Barat, Zona Indonesia Tengah dan Zona Indonesia Timur.

Menurut Budi Darmawan, Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation yang diwakili Arvi Oktoviendra, untuk Zona Indonesia Barat yang sudah dilaksanakan di Gelanggang Remaja Tanah Abang Jakarta 3-5 Oktober lalu. Zona ini diikuti insan media dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Sumatra.

Kemudian Zona Indonesia Tengah akan digeber di GOR Djarum Magelang 11-12 Oktober mendatang. Diikuti pebulutangkis dari Jawa Tengah, DI Jogjakarta dan Kalimantan. Dan zona Indonesia Timur dengan peserta Jawa Timur, Bali, NTT, NTB, Sulawesi, Maluku, dan Papua akan dilangsungkan di GOR Sudirman, Surabaya 18-19 Oktober 2017.

“Para juara dari masing-masing zona dan satu peserta favorit pilahan panitia pelaksana nasional, nantinya akan melaju ke grand final memperebutkan supremasi piala Bakti Olahraga Djarum Foundation – Kejuaraan Bulutangkis antar Media dengan total hadiah sejumlah Rp 55 juta. ”Grand finalnya akan diselenggarakan 25-26 oktober di kudus,” kata Budi Darmawan Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation diwakili Arvi Oktoviendra dalam konferensi pers di Gedung Pers, Jalan Tri Lomba Juang Semarang, Selasa (10/10) kemarin.

Sementara itu panitia pelaksana nasional, Tri Ikhsan mengatakan bahwa kejuaraan tetap mengusung semangat yang sama, yakni untuk mengakrabkan hubungan harmonis antar insan media. ”Dari tahun ke tahun selalu menunjukkan peningkatan yang baik. Kami berharap, kompetisi ini bisa merekatkan hubungan silaturahmi antar media serta meningkatkan kinerja wartawan untuk turut andil memasyarakatkan olahraga bulutangkis di tanah air,” ujarnya.

Sigit Pramono, ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Jateng menyambut baik gelaran ini. Lewat kejuaraan tersebut, bisa sekaligus untuk memantau pemain berkualitas dari awak media untuk persiapan di Porwanas. ”Di wilayah tengah ini, kedua kalinya menjadi tuan rumah. SIWO tentunya merasa terbantu. Kami bisa memantau sehingga akan menjadi bank data kami atau tidak. Mudah-mudahan tahun ini bisa menambah perbendaharaan pemain handal dan berpotensi,” ujar Sigit.

Zona Indonesia Tengah sendiri akan diikuti oleh 12 media. Media-media yang berebut tiket grand final itu ada TVRI Jogjakarta, TVRI Jateng, RRI Semarang A, RRI Semarang B, Suara Merdeka A, Suara Merdeka B, Kedaulatan Rakyat, Wawasan, Tribun Jateng, Jawa Pos Radar Semarang, Jateng Pos, Magelang Ekspres, dan Prosekutor. (cr4/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here