Dewan Apresiasi Gerakan ‘Suka Bela’

386

UNGARAN – Kalangan Wakil Rakyat Kabupaten Semarang mengapresiasi gerakan ‘Suka Bela’ yang digagas Bupati Semarang Mundjirin sebagai bentuk perlindungan terhadap produk serta potensi asli daerah.

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bambang Kusriyanto menyarankan agar ‘Suka Bela’ ini jangan hanya diwujudkan melalui anjuran bagi aparat sipil negara (ASN) Pemkab Semarang untuk membeli beras produksi petani sendiri. Namun juga menyasar setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) serta sejumlah instansi yang ada di lingkungan Pemkab Semarang berikut para rekanannya.

“Jangan berasnya lalu dibeli dari daerah lain,” kata Bambang, Selasa (10/10). Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, Pemkab Semarang telah meluncurkan produk air minum dalam kemasan (AMDK) dengan merek ‘Air Matra’ masih dalam rangka gerakan ‘Suka Bela’.

Namun Wakil Rakyat Kabupaten Semarang juga mengingatkan agar ‘Suka Bela’ ini bukan sekadar ‘dikampanyekan’ namun dalam pelaksanaanya tidak dilakukan secara maksimal. Apalagi, lanjutnya, penyerapan beras para petani oleh ASN di lingkungan Pemkab Semarang melalui gerakan ‘Suka Bela’ ini juga belum begitu maksimal, masih berkisar 40 ton per bulan. Sementara jumlah ASN di lingkungan Pemkab Semarang jumlahnya cukup banyak dan semuanya membutuhkan beras untuk kebutuhan sehari- hari. (ewb)