GELAR PERKARA: Kapolsek Mojotengah AKP Ismanta menunjukan barang bukti yang digunakan tersangka untuk membobol sepeda motor berupa kunci T serta motor yang dibakar oleh warga (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU).
GELAR PERKARA: Kapolsek Mojotengah AKP Ismanta menunjukan barang bukti yang digunakan tersangka untuk membobol sepeda motor berupa kunci T serta motor yang dibakar oleh warga (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU).

WONOSOBO–Pencuri motor satu ini bernasib nahas. Belum sempat mencuri motor, warga sudah memergokinya. Selain menjadi amukan warga, motor si pencuri juga turut dibakar. Pencuri nahas itu bernama Satrio, 18, warga Desa Tumenggungan, Kecamatan Selomerto, Wonosobo. Sedangkan temannya, AY, masih diburu.

Pada 3 Oktober lalu, pukul 01.30, AY mengajak Satrio, menuju Dusun Bogelan, Desa Sukorejo Kecamatan Mojotengah. Keduanya berboncengan Supra Fit AA 5941 TF. Nah, saat melintas di depan rumah Zulmi Isnanto, 19 warga Bogelan, keduanya melihat Honda Beat diparkir di jalanan. Menggunakan kunci T, AY berusaha membobol lubang kunci motor. Aksi AY dipergoki warga. Warga pun meneriaki AY dan Satrio sebagai pencuri. AY berhasil kabur. Sedangkan Satrio yang berada di atas sepeda motornya tertangkap basah.

Selain menghakimi Satrio, warga juga membakar motor yang dikendarai Satrio dan AY. Setelah itu, warga menyerahkan tersangka ke Polsek Mojotengah. Kapolsek Mojotengah AKP Ismanta menyampaikan, motor yang dibakar warga, diduga hasil curian di lokasi lain. “AY masih kita buru, karena menjadi bagian dalam aksi pencurian ini.” Tersangka dijerat pasal 363 ayat 1 ke 3, 4 dan 5 jo pasal 53 ayat 1 KUHP. (ali/isk)