MAGELANG – PSIS Semarang memilih Stadion Moch Soebroto Kota Magelang sebagai kandang sementara dalam laga terakhir babak 16 besar Liga 2 menghadapi Persibat Batang, Rabu (11/10) besok. Pihak keamanan menyiapkan sekitar 700 personel yang disebar ke sejumlah titik untuk mencegah terjadinya kericuhan.

“Untuk pengamanan, dari personel Polres Magelang Kota diterjunkan kurang lebih sekitar 300 orang. Untuk back up dari Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari gabungan pihak polres dan TNI ada 10 peleton, escape 4 personel, K9 3 unit. Selain itu dari Polres Magelang ada 125 personel. Total ada sekitar 700-an personel dan menyesuaikan,” papar Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan melalui Kasubag Humas Polres Magelang Kota AKP Esti Wardiani, Senin (9/10).

Esti menjelaskan, pengamanan ini menyusul adanya surat permohonan Panpel PSIS Semarang Nomor : 176/MJS/PANPEL-PSIS/X/2017, tanggal 4 Oktober 2017 perihal Pertandingan Liga 2 antara PSIS Semarang vs Persibat Batang yang akan di gelar pada Rabu, 11 Oktober 2017 di Stadion dr H Moch Soebroto Kota Magelang. “Untuk itu, kami sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak termasuk perwakilan supporter PPSM hari ini (kemarin, red). Kami meminta kepada perwakilan suporter agar bisa ikut menjaga dan mengatur suporter PPSM. Dikarenakan, kemungkinan para suporter PPSM tersebut ikut menonton pula,” jelas Esti.

Para personel tersebut akan ditempatkan di beberapa lokasi, terutama titik kedatangan dan kepulangan suporter PSIS Semarang. “Titik lintasan wilayah Magelang bagian utara jadi perhatian kami karena sebagai titik kedatangan para suporter PSIS,” tandas Esti.

Esti mengimbau kepada suporter PSIS dan masyarakat agar bisa menjaga ketertiban sehingga tidak ada kericuhan. “Kami meminta kepada warga Kota Magelang agar bisa ikut menjaga ketertiban. Terutama untuk suporter PPSM agar ikut menjaga ketertiban, jangan membuat onar,” tegas Esti. (cr3/ton)