PLTU Siap Serap SDM Lokal 30 Persen

77
TUNJUKKAN PERNYATAAN : Pimpinan PT BPI Ari Wibowo mewakili konsorsium PLTU Batang menunjukkan surat pernyataan kepada para pendemo, di ruang pertemuan Bupati Batang, Senin (9/10) kemarin (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
TUNJUKKAN PERNYATAAN : Pimpinan PT BPI Ari Wibowo mewakili konsorsium PLTU Batang menunjukkan surat pernyataan kepada para pendemo, di ruang pertemuan Bupati Batang, Senin (9/10) kemarin (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

BATANG–Ratusan warga Kabupaten Batang yang terdampak Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2×1.000 MW melakukan protes kepada konsorsium pengembang mega proyek terbesar se Asia Tenggara tersebut. Protes disampaikan saat Pemkab Batang mengundang pimpinan PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) Ari Wibowo, untuk memperjelas permalasahan terkait ketenagakerjaan yang selama ini diprotes warga Batang, Senin (9/10) kemarin.

Massa terdiri atas tokoh masyarakat, paguyuban kontraktor, kepala desa (Kades) penyangga terdampak, HNSI dan perwakilan warga di sekitar lokasi PLTU. Dalam kesempatan tersebut, massa meminta dipertemukan dengan perwakilan BPI dan Pemkab yang diwakili oleh Bupati Wihaji. Saat dipertemukan, warga yang diwakili beberapa tokoh masyarakat meminta bupati agar mendesak konsorsium PLTU Batang, memberikan kesempatan kepada warga Batang, sesuai dengan perjanjian awal untuk melibatkan konten lokal.

Massa menyampaikan, kedatangan mereka adalah untuk meminta hak keterlibatan konten lokal 30 persen untuk segera dilaksanakan sesuai janjinya kepada masyarakat Batang, dari sejak awal PLTU akan dibangun dulu. Selain itu, semua perusahaan swasta yang terlibat dalam pembangunan PLTU, harus transparan dan terbuka untuk coorporate social responsibility (CSR)-nya, demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Batang.

Massa merasa selama 6 tahun berjalan, pihak konsorsium PLTU dalam hal ini PT BPI tidak pernah menepati janjinya untuk melibatkan masyarakat Kabupaten Batang dalam proyek tersebut. Masas menduga PT BPI lebih banyak memperkerjakan pekerja dari luar daerah, bahkan sampai tenaga kasar.

1
2
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here