Permintaan AC Inverter Naik

230
TEKNOLOGI INVERTER: Seorang model tengah memamerkan keunggulan AC LG Inverter Dual Cool (IST).
TEKNOLOGI INVERTER: Seorang model tengah memamerkan keunggulan AC LG Inverter Dual Cool (IST).

SEMARANG – Permintaan AC inverter di Indonesia hingga Agustus 2014 meningkat 2 kali lipat dibanding peridode sama tahun lalu, yani 71.000 unit, sedangkan untuk tahun lalu mecapai 36.000 unit. Dari total penjualan tersebut LG menguasai pangsa pasar 54 persen atau naik pesat dari tahun sebelumnya yang hanya 11 persen.

Head of Product Marketing RAC LG Electronics Indonesia Arief Sasono Aji, mengungkapkan dengan penguasaan pangsa pasar, LG berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan penggunan AC inverter yang rama lingkungan dan hemat energi. Hasil kerja keras LG yang fokus memperkenalkan p[roduk inverter membuahkan hasil , karena pabrikan asal Korea Selatan ini berhasil memperoleh  peringkat pertama kategori  AC Inverter di Indonesia.

“Teknologi AC hemat listrik, inverter bukanlah teknologi pertama yang diterapkan untuk membuat AC hemat listrik. Sebelumnya, berbagai pabrikan telah memperkenalkan AC low watt yang lebih menekankan pada pembatasan asupan listrik pada pengoperasian,” kata Arief Sasono Aji, saat meluncurkan AC Inverter bakhir pekan kemarin.

Teknologi inverter, lanjutnya tidak hanya  teruji lebih hemat listrik, namun  memiliki waktu proses pendinginan yang lebih cepat, dibanding AC low watt yang membutuhkan waktu pendinginan lebih lama. Masyarakat dihadapkan pada pilihan listrik lebih hemat namun dengan ketidaknyamanan waktu pendinginan lama, sementara AC dengan teknologi inverter ketersediaannya terbatas pada kapasitas pendinginan bagi ruang besar.

Berangkat dari alasan tersebut, LG lantas menghadirkan produk andalannya; AC LG Inverter Dual Cool. Resmi diperkenalkan pada kuartal pertama tahun ini, AC Inverter terbaru LG ini mampu mendobrak pasar AC Inverter di Indonesia.

AC Inverter LG Dual Cool ini tersedia dalam kapasitas pendinginan paling lengkap. “Dengan pilihan luas, lebih besar peluang masyarakat mengadopsi AC berteknologi inverter. Inilah salah satunya yang mendorong pertumbuhan pengguna AC inverter di Indonesia meningkat pesat,” ujar Arief Sasono Aji.

LG juga  melengkapi AC Inverternya di tahun 2017 ini dengan dua fitur utama yang dianggap sesuai dengan karakter pengguna di Indonesia, yaitu Jet Cool dan Active Energy Saving. Berada pada iklim tropis dengan cuaca cenderung panas, menggunakan fitur Jet Cool membuat pengguna dapat mempersingkat proses pendinginan ruang yang membuat AC menyemburkan suhu 18°C sepanjang 30 menit sebelum mempertahankannya padasuhu yang diinginkan.

Sementara keberadaan fitur Active Energy Saving menjadi terobosan LG untuk mengoptimalkan kerja hemat listrik AC LG Dual Cool. Wujudnya berupa empat pengaturan konsumsi daya listrik yang dapat dipilih sesuai kebutuhan. Mulai dari bekerja 80 persen, 60 persen hingga bekerja dengan hanya 40 persen kebutuhan listrik seharusnya yang pengaturannya melalui kendali satu tombol pada remote control dan dijamin garansi kompresor 10 tahun. (tya/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here