Nimba Air, Nenek 100 Tahun Nyemplung Sumur

207

PURWOREJO— Satinem, nenek berusia 100 tahun, warga Desa Kaligintung, Kecamatan Pituruh, Purworejo, tewas di dasar sumur miliknya. Diduga, si nenek tidak kuat ketika mengangkat air, sehingga dirinya tercebur ke dalam sumur.

Informasi yang dihimpun, setelah salat Dhuhur, korban biasanya duduk-duduk di depan rumahnya. Siang itu, Rajab, anak Satinem, tak melihat wajah ibunya. Di cari ke mana-mana, tetap tidak ditemukan. Tatapan mata Rajab pun mengarah ke sekitar sumur. Ia melihat tongkat ibunya berada di dekat sumur. Rajab semakin curiga, setelah melihat asbes penutup sumur sudah bergeser.

“Anak korban histeris begitu melongok ke dalam sumur, melihat ibunya ada di dasar sumur,” kata Kasubbag Humas Polres Purworejo, AKP Lasiyem, kemarin. Teriakan Rajab didengar sejumlah tetangga. Warga lantas berusaha mengevakuasi Satinem dari dalam sumur. Saat dievakuasi, kondisi korban lemah dan tidak sadaran diri.

Petugas kesehatan lantas memeriksa Satinem. “Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia.” Tim Medis Puskesmas Pituruh menyimpulkan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Korban lantas dimakamkan. (jpg/isk)