KAMPUNG PELANGI: Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia, Sofyan Djalil didampingi Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, saat berkunjung di Kampung Pelangi, Kelurahan Randusari, Semarang Selatan, kemarin (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG).
KAMPUNG PELANGI: Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia, Sofyan Djalil didampingi Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, saat berkunjung di Kampung Pelangi, Kelurahan Randusari, Semarang Selatan, kemarin (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG- Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia, Sofyan Djalil, berkunjung di Kampung Pelangi, Kelurahan Randusari, Semarang Selatan, Senin (9/10). Didampingi Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Sofyan berkeliling di Kampung Pelangi Semarang yang terletak di RW 3 dan RW 4 Kampung Wonosari itu.

Sofyan tampak antusias berjalan kaki mengelilingi Kampung Pelangi sembari mendengarkan cerita Hendi –sapaan akrab wali kota–tentang Kampung Pelangi. Ia mengaku terpesona dan mengapresiasi upaya mengubah perkampungan kumuh di Bukit Gunung Brintik itu menjadi kampung destinasi wisata.

“Saya senang sekali, inisiasi Pak Wali menjadikan ini sebagai bagian yang sangat unik bagi Kota Semarang,” ungkap Sopyan.

Dikatakannya, Kampung Pelangi menjadi contoh baik yang patut ditiru oleh daerah-daerah lain di Indonesia. “Saya yakin sesuatu yang baik itu bersumber dari orang yang baik. Itu akan ditiru oleh orang lain. Bagus sekali Pak Wali,” puji Sofyan.

Menteri Sofyan menyatakan akan mendukung pengembangan Kampung Pelangi Semarang dalam kapasitasnya sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia. Ia menyampaikan, akan membantu penyertifikatan lahan di Kampung Pelangi yang belum bersertifikat. Sebab, sejauh ini ada 318 bidang tanah yang ada di Kampung Pelangi, baru 148 bidang tanah yang bersertifikat.

Hal itu disambut warga Kampung Pelangi dengan bergembira. Salah satu Ali Muhtar. Ia mengaku senang dan bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap warga Kampung Pelangi. “Pak Wali saat ini sangat memberikan support dengan menggerakkan warga sampai tingkat bawah, apalagi dengan adanya program sertifikat ini. Kami sangat bersyukur sekali,” tutur Ali.

Dikatakannya, penyertifikatan tanah tersebut menjadi impian yang selama ini belum terwujud. Maka kedatangan Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia kali ini menambah kebahagiaan bagi warga Kampung Pelangi, karena membawa kabar baik. “Hal ini sungguh merupakan impian, bukan hanya bagi kami, tetapi juga bagi generasi setelah kami, sehingga ada rasa melu handar beni (ikut memiliki),” katanya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mengungkapkan rasa bahagia dengan adanya perhatian dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia untuk Kampung Pelangi. “Ini sesuatu yang luar biasa tentu saja, di sela-sela kunjungan Pak Presiden ke Kota Semarang, Pak Menteri mau menyempatkan diri untuk melihat Kampung Pelangi”, ungkapnya.

Atas adanya dukungan pemerintah pusat ini, Hendi berharap agar masyarakat di Kampung Pelangi bisa merawat dan menjaga lingkungan di Kampung Pelangi. “Masyarakat bisa lebih handar beni untuk merawat, menjaga dan mengembangkan lingkungannya,” kata Hendi.

Setelah berkunjung di Kampung Pelangi, Hendi dan Menteri Sofyan kemudian bertolak mendampingi Presiden Joko Widodo untuk membagikan 7.000 sertifikat di Lapangan Simpang Lima, Semarang. (amu/aro)