Tolak Angin Kembali Bantu Operasi 50 Penderita Katarak

246
Tersenyum- Penderita Katarak kembali tersenyum usai jalani operasi dan berharap akan dapat melihat dengan jelas. (ist)
Tersenyum- Penderita Katarak kembali tersenyum usai jalani operasi dan berharap akan dapat melihat dengan jelas. (ist)

SEMARANG – Tolak Angin Sido Muncul bekerjasama dengan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Cabang Yogykarta  dalam  penanggulangan buta katarak di Indonesia, mengadakan Operasi Katarak Gratis bagi masyarakat Purworejo dan sekitarnya. Kali ini  50 penderita katarak mengikuti Operasi Katarak Gratis yang berlangsung di RSU Aisyiyah Purworejo pada Minggu Pagi (6/10).

Pelaksanaan operasi katarak gratis Tolak Angin Sido Muncul yang dihadiri  Direktur RSU Aisyiyah Purworejo dr. H M. Maimun, MPH, Ketua Pimpinan Daerah Purworejo Hj. Frin Erma Nurhayati, S.Pd, M.Si, Ketua Perdami Cab. Yogyakarta Prof. dr. Suhardjo, SU, SpM, Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo,  ini merupakan kelanjutan dari kerjasama yang dilakukan dengan Perdami Cab. Yogyakarta 7 Mei lalu untuk 350 mata. Operasi Katarak Gratis ini dilakukan secara bertahap di beberapa daerah dan sebelumnya telah dilakukan di RS Bethesda Yogykarta dan Balai Mudita Cilacap.

“Adanya operasi katarak gratis ini, diharapkan  dapat mengurangi angka penderita katarak. Melalui kegiatan ini masyarakat diharapkan bisa menghilangkan persepsi bahwa operasi katarak bukanlah sesuatu yang menakutkan, tetapi dapat disembuhkan,” jelas Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat

Operasi Katarak Gratis Tolak Angin Sido Muncul telah dilaksanakan sejak 2011 di 27 propinsi, 211 kota/kabupaten, di 236 rumah sakit/klinik mata di seluruh Indonesia. Hingga saat ini, jumlah mata yang telah dioperasi atas kerjasama  antara PT Sido Muncul, Tbk dan Perdami mencapai  50.710 mata.

Indonesia menjadi negara dengan penderita katarak tertinggi di Asia Tenggara. Saat ini jumlah penderita katarak di Indonesia 1,5 persen  per dua juta penduduk. Setiap tahun 240.000 orang terancam mengalami kebutaan katarak. Ketidaktahuan masyarakat bahwa katarak bisa disembuhkan dengan operasi, juga tidak adanya biaya untuk pengobatan menjadi alasan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk melakukan program operasi katarak gratis yang pencanangannya diresmikan oleh Wapres RI Budiono pada 15 Januari 2011 yang lalu.

Saat pertama kali Sido Muncul melaksanakan operasi katarak gratis, salah satu tantangan yang dihadapi adalah kesulitan untuk mendapatkan pasien penderita katarak yang mau dioperasi. Sedangkan target yang ingin dicapai yaitu 5.000 pasien, sedangkan jumlah yang terjaring hanya 3.500 pasien. Selain itu rumah sakit yang mau diajak kerjasama hanya sedikit jumlahnya dan  belum ada program BPJS dari pemerintah untuk operasi katarak gratis. (*/tya)