Kenalkan Gula Aren ke Turis Mancanegara

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

TEMANGGUNG–Warga Kedopokan, Tlogopucang, Kandangan Temanggung, Sabtu (7/10) lalu menggelar acara Aren’s Day di kampung setempat. Acara yang digelar selama 2 hari ini juga untuk mendeklarasikan Kampung Aren. Berbagai macam makanan tradisional khas Kedopokan dan produk lokal Temanggung dijual di pasar kaget.

Ketua Panitia Aren’ Day, Miftahul Aziz menuturkan, potensi alam yang dimiliki Temanggung bukan hanya tembakau dan kopi saja, namun ada juga aren. Bahkan kata dia, suplai terbesar gula aren di Temanggung dari Kedopokan. “Spirit dari kegiatan ini adalah untuk menjaga dan mengenalkan kearifan lokal, segala macam potensi yang dimiliki warga (khususnya aren) kepada masyarakat luas,” ucapnya.

Aziz melanjutkan, nilai jual gula aren saat ini rendah. Gula aren kualitas terbaik hanya dihargai Rp 16 ribu per kilogram. Padahal untuk membuatnya butuh waktu 4-5 jam. Tenaga yang digunakan untuk memproduksi gula aren juga banyak. “Saya berharap, dari event ini muncul inovasi produk aren yang bisa menaikkan nilai jual. Inovasi produk yang sudah ada adalah gula semut, dengan nilai jual Rp 40 ribu,” kata Aziz.

Untuk mengenalkan gula aren dan aneka produk aren ke luar Kedopokan, pihaknya telah mengundang wisatawan mancanegara. Wisatawan yang pernah hadir di antaranya dari Jerman, Belanda, Amerika Serikat, Latvia, Inggris, Rusia, Jepang, Tiongkok dan Hungaria. “Kita ingin, produk kita (aren, red) bisa go nasional dan internasional,” harapnya.

Kadus Kedopokan Imbuh Khalwani menjelaskan, warga Kedopokan saat ini berjumlah 300 keluarga. Dari jumlah itu, 275 keluarga memroduksi gula aren. “Per keluarga rata-rata memroduksi 2 kilogram tiap harinya, dengan nilai jual rata-rata 16 ribu per kilogram,” bebernya.

Anggota DPD RI perwakilan Jawa Tengah Denty Eka Widi Pratiwi mengapresiasi gerakan yang dilakukan warga Kedopokan yang menggerakkan anak-anak muda. Menurutnya, supaya nilai jual produk aren bagus, sebanding dengan jerih payah yang dilakukan para petani, perlu adanya koperasi untuk melakukan penjualan.

“BUMDesa bisa dioptimalkan. Saya berharap, petani yang ada di sini, selain bisa memproduksi aren atau produk lainnya, sekaligus bisa menjual. Karena, jika hanya tergantung dengan tengkulak, hasil kurang menjanjikan,” ungkap perempuan yang pernah mendapat anugerah Jawa Pos Radar Kedu-Radar Semarang sebagai senator penggerak potensi lokal ini. (san/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -