MUNGKID—Yovita Arsenda, 20, warga Lumbungrejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman, DIY, ditemukan meregang nyawa di bawah jembatan Krasak, Sabtu (7/10) lalu.

Kapolsek Salam, AKP Maryadi, menjelaskan, mulanya Polsek mendapatkan laporan dari warga terkait keberadaan perempuan di bawah jembatan. Petugas lantas mengevakuasi korban ke rumah sakit. Namun nyawa Yovita tak bisa diselamatkan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kedu, korban tercatat pernah melakukan percobaan bunuh diri pada 1 Agustus 2017 lalu, dengan cara serupa. Ketika itu, Yovita ditemukan tak sadarkan diri. Ia Hanya mengalami pendarahan di bagian kepala dan patah tulang belakang.

AKP Maryadi mengatakan, kasus Yovita akan ditangani Polsek Tempel, Sleman. “Selain lokasi kejadian di wilayah Tempel Sleman, korban juga warga Tempel.” Polsek Salam, kata Maryadi, hanya melakukan tindakan cepat setelah mendapatkan laporan warga.

Keterangan yang dihimpun, sekitar pukul 09.00, korban pamit kepada orang tuanya pergi bermain ke rumah tetangga. Yang terjadi, korban justru bunuh diri dengan melompat dari atas jembatan Krasak. Jenazah korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga. (jpg/isk)