KEBUMEN–Sejumlah tukang parkir liar yang beroperasi di seputaran Alun – alun Kebumen terjaring razia oleh tim gabungan Polsek Kebumen, Polres Kebumen dan Dishub Kebumen Sabtu (7/10) siang. Razia ini digelar karena ulah tukang parkir liar ini telah meresahkan masyarakat.

Keberadaan tukang parkir liar ini sering dijumpai di Alun-alun, terutama saat ada acara besar. Kebetulan saat itu sedang digelar karnaval musik yang digelar sebuah stasiun televisi nasional.

Sedikitnya 14 tukang parkir liar digelandang ke Mapolsek Kebumen karena tidak bisa menunjukkan kelengkapan administrasi sebagai anggota parkir resmi di Kebumen. “Kesannya seperti preman. Dengan modal karcis buatannya, mereka meminta uang kepada para pengunjung Alun-alun. Ada pula yang tidak mengenakan seragam juru parkir sebagaimana mestinya,” terang Kapolsek Kebumen Iptu Mardi.

Selanjutnya, 14 tukang parkir liar tersebut mendapatkan pembinaan di Polsek Kebumen. Mereka juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Tukang parkir liar, menurut sebagian orang dianggap meresahkan. Alasannya, terkadang mereka mematok tarifnya yang tinggi. “Yang lebih miris, jika terjadi kehilangan ataupun kerusakan, mereka akan saling lempar tanggung jawab, bahkan tidak mengakuinya. Sehingga, hal semacam ini dianggap meresahkan,” jelas Mardi. (*/jpg/ton)