23 Pasien Sumbing Bibir dan Langit – Langit Operasi Gratis

949
LEBH BAIK-Pasien sumbing bibir berusia balita tengah mendapat pelayanan operasi tanpa biasa dari Djarum Foundation.
LEBH BAIK-Pasien sumbing bibir berusia balita tengah mendapat pelayanan operasi tanpa biasa dari Djarum Foundation.

KUDUS-Sebanyak 23 pasien sumbing bibir dan langit-langit mendapat bantuan pelayanan operasi tanpa biaya di RS Aisyiyah Kudus, Sabtu (7/10). Bantuan tersebut diberikan Djarum Foundation melalui program Sumbangsih Sosial, bekerjasama dengan Permata Sari Foundation dan RS Aisyiyah.

Operasi gratis sumbing bibir dan langit – langit ini kali kedua diselenggarakan Djarum Foundation. Kegiatan pertama April lalu diikuti 11 pasien. Pada kegiatan kali kedua bulan Oktober ini, dari 34 pendaftar, setelah melalui pemeriksaan awal atau screening, akhirnya 23 pasien diperkenankan operasi. Chairperson Permata Sari Foundation, Endang Sri Sarastri, menyatakan, pasien yang gagal operasi diantaranya karena kondisi fisiknya dianggap kurang memadai. seperti adanya cacat ganda, kondisi jantung lemah, dan berat badan pasiennya kurang mencukupi.

”Rata rata pasien yang operasi dikhususkan bayi atau anak anak. Tetapi tidak menutup kemungkinan, orang dewasa atau orang tua akan kami operasi juga. Bila operasinya masih bayi, secara ingatan setelah usia dewasa, pasien tidak ingat lagi pernah punya bibir sumbing. Namun kalau pasien sudah besar, secara psikologis mereka akan malu,” ungkapnya.

Menurut Endang, bibir sumbing merupakan kondisi cacat khusus yang menyebabkan ketidaksempurnaan pada struktur bibir atau bagian langit-langit mulut. Akibat kondisi ini, biasanya penampilan wajah dan fungsi bibirnya terganggu, terutama dalam hal suara. Gangguan ini membuat penderita mudah rendah diri dan tidak mau bergaul.

“Faktor utama terjadinya sumbing adalah saat bayi dalam kandungan kekurangan gizi dalam tiga bulan pertama. Akibat kurangnya asupan gizi pada ibu yang mengandung membuat bayi mengalami kecacatan, salah satunya sumbing bibir dan langit-langit,” jelasnya.

Vice President Director Djarum Foundation, F.X Supanji, menyampaikan, rata-rata pasien yang dioperasi, berasal dari kalangan keluarga kurang mampu. Sehingga sulit melakukan operasi dengan biaya sendiri. “Kami ingin melalui pelayanan operasi gratis ini, bisa mengembalikan senyum ceria para penderita sumbing bibir dan langit-langit. Anak – anak yang kita sayangi. Nantinya mereka dapat lebih percaya diri dalam menjalani kehidupan,” ungkapnya.

Direktur RS Aisyiyah, dr H Hilal Ariadi MKes, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan semacam ini. Sinergi dalam aksi kemanusiaan sudah sesuai misi RS, yang juga mempunyai tanggung jawab sosial, dan tidak semata-mata mengejar keuntungan.

“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi Djarum Foundation, yang telah memberikan sumbangsih sosial berupa pelaksanaan operasi bibir sumbing bagi keluarga yang tak mampu,” jelas dr Hilal. (fiq)