Mobil Dewan Dihibahkan KPU

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG – Seluruh anggota DPRD Jateng telah sepakat mengembalikan mobil dinas untuk diganti tunjangan transportasi sebesar Rp 12 juta per bulan. Nantinya, mobil dinas itu akan dilimpahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng yang saat ini sedang membutuhkan mobil.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menjelaskan, seluruh mobil dewan tidak akan dilelang. Sebab, banyak OPD di lingkup pemprov yang masih kekurangan mobil. “Kami butuh banyak mobil. Untuk KPU saja kami tidak bisa bantu. Kalau mobil dinas dari dewan itu untuk KPU kan bisa,” ucapnya, Jumat (6/10).

Selain KPU, lanjut Ganjar, staf gubernur pun juga butuh mobil. Memang saat ini sudah ada mobil dinas untuk operasional. Tapi kondisinya kurang layak. “Staf saya kalau pas dinas jarak jauh, kasihan. cc mobilnya cuma 1.000, kan kasihan, seharusnya lebih besar,” imbuhnya.

Disinggung mengenai Peraturan Gubernur sebagai tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah (PP) 18 tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD, Ganjar mengaku masih menunggu pembasahan. Dijelaskan, hasil appraisal mengenai tambahan tunjangan dewan yang digarap Setwan, sudah diberikan, beberapa waktu lalu.

“Hasil appraisal sudah diberikan ke kami. Nanti saya bikin Pergub. Kalau sudah beres semua nantikan Pergub bisa keluar. Toh kami sudah mencadangkan dana Rp 18 miliar di APBD perubahan ini untuk kenaikan tunjangan dewan,” terangnya.

Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi menjelaskan, memang masih ada mobil anggota dewan yang belum dikembalikan. Tapi dia yakin, sebelum akhir bulan ini, semua jajarannya sudah mengembalikan mobil dinas. “Kalau tidak mengembalikan, konsekuensinya ya tidak mendapat tunjangan transportasi. Sesuai appraisal kemarin tunjangan transportasinya Rp 12 juta,” terangnya.

Dia pun setuju dengan usulan gubernur mengenai lungsuran mobil dinas dewan. Sebab, dia juga merasakan jika banyak OPD di lingkup Pemprov Jateng sedang kekurangan armada. “Mobilnya sudah banyak yang tua dan tidak layak. Artinya, jangan sampai ke depan jangan ada alasan operasional karena tidak ada kendaraan,” tegasnya.

Sekretaris DPRD Jateng, Indra Surya mengatakan diperkirakan mulai Oktober, para anggota dan pimpinan DPRD Jateng sudah berhak menerima tambahan pendapatan per bulan. “Kalau Pergub sudah jadi, maka hak-hak anggota dewan langsung dibayarkan. Jadi nanti dirapel mulai sejak disahkannya Perda sampai dikeluarkannya Pergub, kan Perda disahkan Agustus lalu,” kata Indra. (amh/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -