SLEMAN—Aksi perampokan yang terjadi di depan sebuah toko swalayan di Minomartan, di Ngaglik, Sleman, kemarin,berhasil digagalkan oleh korbannya, Sujilah, 50. Ia warga Jalan Gabus VI, Minomartani, Ngaglik. Aksi heroik Sujilah membuat dua dari 3 pelaku berhasil ditangkap ramai-ramai oleh warga. Dua pelaku kini mendekam di Polsek Ngaglik. Yakni, Nurali, 50, warga Jalan Mawar Kebonsari, Makassar, Sulawesi Selatan; dan Edi Gunawan, 45, warga Taman Bunga Sudiang Sudiang Biring Kanayang, Makasar, Sulawesi Selatan. Pelaku sempat babak belur dihakimi warga.

Kapolsek Ngaglik Kompol Danang Kuntadi menjelaskan, aksi perampasan yang menimpa Sujilah terjadi di depan sebuah toko swalayan di Minomartan. Awalnya, korban hendak keluar dari toko swalayan usai berbelanja. Ia lantas dipanggil oleh pelaku yang berpura-pura bertanya arah. Pelaku lalu membujuk korban untuk masuk ke Avanza hitam N 708 BE. Setelah masuk mobil, tiga pelaku lainnya berusaha melucuti perhiasan korban. Ketakutan, korban menuruti permintaan para pelaku. Namun, ketika pelaku lengah, Sujilah berteriak-teriak meminta tolong warga.

Takut aksinya ketahuan massa, pelaku panik. Mereka menendang korban. “Korban ditendang keluar dari mobil hingga terjatuh,” ungkap Danang. Warga yang melihat kejadian itu memburu pelaku. Terjadi kejar-kejaran mirip film action.

Pelaku tak bisa lagi melarikan diri, setelah mobil yang mereka pacu, terjebak di sebuah gang buntu. Tepatnya, di daerah Manukan, Desa Condongcatur, Kecamatan Depok. Dengan mudah, warga membekuk para pelaku. Seorang pelaku berhasil kabur.

Massa yang kalap, menghujani wajah dua pelaku dengan tangan kosong. Kompol Danang menegaskan, “Saat ini, anggota Reskrim Polsek Ngaglik sedang mengejar 1 pelaku yang telah dikantongi identitasnya.” (jpg/isk)