SAY NO TO DRUGS: Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, bersama Ketua Tim Penggerak PKK, Kabupaten Pekalongan, Hj Munafah Asip Kholbihi, berfoto bersama Dik Kusnadi Pimpinan di Divisi Pencegahan BNN Pusat (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang).
SAY NO TO DRUGS: Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, bersama Ketua Tim Penggerak PKK, Kabupaten Pekalongan, Hj Munafah Asip Kholbihi, berfoto bersama Dik Kusnadi Pimpinan di Divisi Pencegahan BNN Pusat (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang).

KAJEN Maraknya peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Pekalongan, yang menjangkau kalangan pelajar, membuat Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, merasa prihatin. Perlu kerjasama dengan berbagai pihak untuk melakukan pencegahan.

Bupati Asip pun menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk membentengi masyarakat Pekalongan, utamanya pelajar agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Asip Kholbihi berkomitmen untuk menjadikan Kabupaten Pekalongan, sebagai kabupaten yang bersih dari narkoba dan segala minuman keras yang beredar di masyarakat.

Berbagai upaya akan dilakukan, selain sosialisasi juga akan menggelar lomba lingkungan bersih narkoba, mulai dari tingkat desa, sekolah, hingga instansi pemerintahan.

“Dalam pelaksanaannya kita akan bekerjasama dengan BNN Provinsi Jawa Tengah, BNN Kabupaten Pekalongan, serta instansi terkait lainnya, agar Kabupaten Pekalongan benar-benar bersih dari narkoba,” ungkap Asip.

Sosialisasi bahaya narkoba akan dilakukan secara massif dan terstruktur, mengingat bahaya narkoba yang sangat besar.  Maka perlu adanya pemahaman dan pengetahuan akan bahaya terhadap narkoba tersebut, kepada semua kalangan masyarakat.

Pihaknya juga akan melakukan sidak tes urine secara periodik kepada seluruh PNS. “Tes urine-nya waktunya tidak akan ditentukan, demikian juga kantor atau instansi yang akan dilakukan tes urine, agar mereka ada terapi kejutnya, sehingga tidak coba-coba pakai narkoba,” kata bupati.

Sementara itu, Pimpinan di Divisi Pencegahan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat,  Didik Kusnadi, menegaskan bahwa Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi,  sangat berkomitmen untuk menjadikan Kabupaten Pekalongan bebas narkoba, dan menyelamatkan warganya dari bahaya Narkoba.

“Apa yang dilakukan oleh Bupati Pekalongan, merupakan respon dari pernyataan Presiden Joko Widodo tentang kondisi darurat narkoba, maka kita akan mendukung, dan mendorong penuh Bupati Asip Kholbihi yang akan mencoba menciptakan lingkungan bersih narkoba, mendorong masyarakat untuk hidup sehat, sehingga tercipta lingkungan yang bebas narkoba di berbagai segmen, terutama di lingkungan pemerintahan,” tegas Didik. (thd/zal)