33 C
Semarang
Kamis, 4 Juni 2020

26 Pejabat Dites Urine Susulan

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

MAGELANG—Tes urine lanjutan kemarin dilakukan dengan sasaran sedikitnya 26 pejabat eselon di jajaran Pemkot Magelang. Sebelumnya, sejumlah pejabat itu, absen mengikuti tes urine yang digelar dadakan pada Kamis, 31 Agustus silam. Pelaksanaan tes urine susulan ini dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesabangpol) Kota Magelang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Laboratorium Kesehatan Kota Magelang.

Kepala Bidang Pengkajian Masalah Strategis Daerah dan Perlindungan Masyarakat, Kesabangpol Kota Magelang, Satiyawan Baroto, menjelaskan, tes urine susulan diikuti 11 pejabat pria dan 15 perempuan. Iwan—begitu pejabat ini intim disapa—menyampaikan, bagi pejabat Pemkot yang belum mengikuti tes urine, diminta segera melakukan. Sebab, tes urine wajib dilakukan.

Masih menurut Iwan, beberapa pejabat yang sebelumnya tidak mengikuti tes urine beralasan tengah cuti haji, mengikuti pendidikan dan pelatihan, juga ada yang beralasan sakit. Iwan menegaskan, tes urine bagi PNS untuk menjamin bahwa abdi negara di lingkungan Pemkot bersih dari narkoba. Ia tidak menutup kemungkinan, ke depan tidak hanya pejabat. Tapi semua PNS. Bahkan siswa sekolah dan masyarakat. “Ini bagian dari upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN), terutama di kalangan PNS Kota Magelang. Jadi, sangat penting.”

Terpisah, Kepala Badan Kesbangpol Kota Magelang, Eri Widyo Saptoko, mengatakan, melalui kegiatan ini, pihaknya berupaya untuk membersihkan PNS dari pengaruh narkoba. Sekaligus, mempersempit ruang gerak peredaran obat-obatan terlarang tersebut. Dijelaskan, tes urine untuk PNS mengacu Perda Nomor 14 Tahun 2016 tentang APBD 2017 dan Permendagri Nomor 21 Tahun 2013 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika. Juga Surat Keputusan Wali Kota Magelang Nomor 782/74/112 Tahun 2017 tentang Pembentukan Panitia Pelaksanaan Tes Urine ASN 2017.

Jika terbukti ada oknum PNS memakai narkoba, akan diberi sanksi. “Tentu sanksi disiplin sesuai dengan ketentuan,” ucap Eri. Tes urine susulan, merupakan lanjutan tes urines sebelumnya pada Kamis (31/8) lalu. Ketika itu, ratusan pejabat struktural di lingkungan Pemkot Magelang tampak terkejut ketika mendadak diadakan tes urine.

Tes urine dilakukan di ruang Adipura, kompleks Setda Kota Magelang. Ratusan pejabat struktural tersebut, sebelumnya sama sekali tidak tahu bakal ada tes urine. Sebab, mereka diundang untuk mengikuti pengarahan dari Wali Kota Sigit Widyonindito. Namun, setelah pengarahan berakhir, pejabat yang hadir dilarang keluar ruangan. Pintu pun ditutup rapat dari luar.

Mereka yang diundang terdiri atas 29 pejabat eselon II, 104 pejabat eselon III, dan 368 pejabat eselon IV. Totalnya, 501 orang. Dari 501 yang diundang, terdiri atas pria 288 orang dan perempuan sebanyak 212 orang. (*/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Konsisten Sediakan Barang Dagangan Asli

Kendati muncul beragam toko baru yang lebih modern, namun eksistensi toko alat tulis Nam Bie tak perlu diragukan. Terbilang sebagai toko legendaris di Kota...

Anjing Pelacak Ikut Amankan Polres

MAGELANG-Jajaran kepolisian terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror. Apalagi pelaku teror mulai menyasar anggota polisi. Contohnya penyerangan ke pos polisi di Tuban...

Ditegur, Nekat Bunuh Rekan Kerja

SEMARANG – Pelaku pembunuh pekerja bangunan di Gunungpati berhasil diringkus oleh petugas Polrestabes Semarang di kediamannya, Grobogan, Kamis (2/11) pagi. Pelaku Muhammad Yuda 18,...

PGK Janjikan Pedagang Dapat Kios Bagus

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Empat orang saksi yang merupakan pedagang diperiksa dalam perkara penipuan yang menjerat Direktur PT Pagar Gunung Kencana, Sartono Sutandi, 73, dalam sidang...

Belum Semua Syarat Terpenuhi

Ketika melihat atau mengetahui ada sesuatu yang tidak benar, misal mengenai riwayat sekolah DCS ini, bisa disampaikan kepada kami. Lewat surat, ataupun email. Joko Purnomo Ketua...

Lupa Matikan Tungku, 10 Rumah Ludes Terbakar

UNGARAN–Api melumat 10 rumah warga di RT 08/01 Desa Penawangan Kecamatan Pringapus hingga rata dengan tanah, Rabu (6/9) kemarin. Kebakaran diduga karena api tungku...