Tekan Gizi Buruk, Bupati Digandeng Amway

504
JALIN KERJASAMA : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat melakukan penandatangan MoU dalam kegiatan peningkatan program kesehatan gizi balita di Kabupaten Pekalongan dengan Presiden Direktur PT Amindoway Jaya, Koen Verheyen, Kamis (5/10) kemarin (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).
JALIN KERJASAMA : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat melakukan penandatangan MoU dalam kegiatan peningkatan program kesehatan gizi balita di Kabupaten Pekalongan dengan Presiden Direktur PT Amindoway Jaya, Koen Verheyen, Kamis (5/10) kemarin (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).

KAJEN-Angka kematian ibu hamil dan balita yang tinggi jumlahnya di Kabupaten Pekalongan, membuat prihatin Bupati Pekalongan Asip Kholbihi. Karena itulah, dilakukan penandatangan kerjasama antara bupati dengan Presiden Direktur (Presdir) PT Amindoway Jaya, Koen Verheyen, untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak yang disebabkan faktor gizi buruk, pola asuh orang tua dan tiadanya pemahaman tentang kesehatan balita.

Kesepakatan yang tertuang dalam nota kerjasama tersebut, tentang kegiatan peningkatan program kesehatan gizi balita di Kabupaten Pekalongan selama satu tahun. Dalam hal ini, PT Amindoway Jaya dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) atau melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan di bidang kesehatan. Adapun objek kesepahaman bersama adalah pemberian nutrilite little bits pada balita kurang gizi di wilayah Kabupaten Pekalongan.

“Kami selama ini telah banyak melakukan terobosan untuk mengurai masalah di Kabupaten Pekalongan. Selain memberikan edukasi, juga memberikan bantuan untuk orangtua, bantuan modal, pelayanan kesehatan gratis melalui Kartu Kajen Sehat, Kartu Indonesia Sehat, bea siswa bagi anak- anak kurang mampu, maupun santunan dana kematian,” ungkap Bupati Asip.

Bupati Asip juga mengatakan bahwa dengan kerja sama tersebut, langkah kongkritnya adalah memberikan nutrisi tambahan untuk anak anak bergizi kurang dalam bentuk sachet, yang kandungan nutrisinya sesuai dengan standar WHO. Hal ini, akan lebih mengedukasi masyarakat lewat Posyandu, sehingga program ini tepat sasaran.

“Saya sudah mendiskusikan dengan Ketua Tim Penggerak PKK, untuk menggerakkan relawannya. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pekalongan yang akan menyiapkan infrastruktur dan suprastrukturnya. Sehingga program ini berjalan lancar. Saya berharap, Pemkab Pekalongan bisa dijadikan percontohan, dalam menekan angka gizi buruk dan kematian ibu melahirkan,” kata Bupati Asip.

Sedangkan Presdir Amway Indonesia, Koen Verheyen menjelaskan bahwa Amway memiliki program bantuan untuk anak-anak gizi kurang baik. Yakni dengan menyediakan produk nutrilite little bits dan edukasi masyarakat tentang masalah kecukupan gizi anak.

Menurutnya, sebelum pemberian suplemen gizi, pihaknya akan mengadakan pembekalan terhadap Petugas Puskesmas dan Kader Posyandu. Selain itu, Amway akan melakukan pendampingan selama satu tahun ke depan, mengenai pemeliharaan asupan gizi anak balita. Karena nutrilite little bits dapat mengurangi dan mencegah kekurangan mikronutrien, termasuk kekurangan zat besi yang menyebabkan anemia.

“Hasil riset ilmiah menunjukkan bahwa menanggulangi anemia akibat kekurangan zat besi dengan nutrilite little bits memberikan banyak manfaat. Di antaranya, dapat meningkatkan perilaku yang penting bagi anak anak, seperti lebih aktif, daya tahan tubuh meningkat dan lebih tertarik untuk belajar dan bermain,” jelas Koen. (thd/ida)