SERAHKAN HADIAH : Kepala Cabang PT Bumen Redja Abadi salah satu dealer Mitsubishi Motors di Semarang, Tjipto Budiman, memberikan hadiah kepada pemenang doorprize di moment truck campaign di Hotel Patra Semarang, kemarin (IST).
SERAHKAN HADIAH : Kepala Cabang PT Bumen Redja Abadi salah satu dealer Mitsubishi Motors di Semarang, Tjipto Budiman, memberikan hadiah kepada pemenang doorprize di moment truck campaign di Hotel Patra Semarang, kemarin (IST).

SEMARANG – Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang saat ini mencapai angka 5 persen, secara langsung membawa dampak postif pada industri otomotif khususnya pada penjualan kendaraan niaga yang mengalami kenaikan hingga 18 persen dibanding tahun lalu.

Kepala Cabang PT Bumen Redja Abadi salah satu dealer Mitsubishi Motors di Semarang, Tjipto Budiman mengatakan, selain kondisi perekonomian di Indonesia yang terus membaik, adanya kebijakan down payment (DP) ringan untuk pembelian kendaraan niaga, juga menjadi faktor pemicu tingginya permintaan kendaraan niaga. “Kebijakan pemerintah dengan menetapkan DP kendaraan niaga semakin murah, merangsang para pebisnis untuk berinvestasi menambah aset kendaraan niaga mereka,” katanya.

Pihaknya menambahkan jika untuk DP kendaraan niaga yang pada tahun lalu sekitar 15 hingga 20 persen dari harga kendaraan. Sedangkan di tahun 2017 ini, DP kendaraan niaga diperbolehkan sepuluh persen dari harga kendaraan. “Dengan demikian, kendaraan niaga semakin terjangkau, didukung dengan bunga kredit yang ringan dari lembaga pembiayaan kendaraan,” terangnya.

Menurut dirinya adanya peraturan tersebut, selain mempermudah konsumen untuk bisa memiliki kendaraan niaga. Mitsubishi Motors juga menawarkan kendaraan niaga terbaru yang memiliki kapasitas mengangkut 3 hingga 7 ton, dengan panjang wheelbase 4.200 milimeter serta volume muatan yang besar mencapai 15,6 meter kubik. “Tepatnya kendaraan niaga yang baru saja kami launching ke publik adalah kendaraan FE 74 Long. Kendaraan ini juga memiliki tambahan panjang sekitar satu meter dibandingkan kendaraan colt diesel lainnya,” jelasnya.

Segment dari kendaraan FE 74 Long ini adalah pengusaha yang bergerak dibidang logistik, transportasi, konsumen good dan masih banyak yang lainnya. Ia memprediksi dengan kehadiran FE 74 Long  akan memberi kontribusi penjualan kendaraan niaga Mitsubishi Motors hingga 60 persen dibandingkan kendaraan niaga Mitsubishi lainnya. “Produk baru ini, harapanya bisa memberikan kontribusi diangka 60 persen,”tuturnya. (den/bas)