SEMARANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) siapkan berbagai skema pembiayaan. Hal tersebut guna mendukung pembangunan daerah maupun kebutuhan masyarakat.

“Kami memiliki cukup banyak skema pembiayaan yang ditawarkan dari berbagai program. Kalau masyarakat belum bisa akses, kami akan berikan informasi terkait skema pembiayaan apa yang pas,” ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, dalam Sertijab Pejabat OJK di Semarang, baru-baru ini.

Begitu juga dengan pembangunan daerah. Pembangunan infrastruktur, misalnya. Berbagai skema bisa digunakan untuk pembangunan tersebut. Mulai dari pembiayaan oleh perbankan hingga obligasi pemerintah daerah.

Pihaknya berkomitmen siap hadir untuk mendiskusikan berbagai isu pembiayaan, khususnya mencari solusi dalam pembangunan daerah. Baik pembangunan infrastruktur maupun pembangunan lainnya sesuai kebutuhan.

“Tergantung konteks pembangunannya seperti apa dan seberapa besar. Nanti kami bisa kasih saran-saran pada Pemda. Selain itu juga akses pembiayaan untuk masyarakat kecil, kami akan terus hadir untuk skema-skema apa yang pas,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga gencar menyosialisasikan terkait investasi. Hal ini guna melindungi nasabah terkait maraknya investasi bodong. Dengan adanya sosialisasi tersebut, masyarkat diharapkan lebih memahami serta waspada dengan berbagai tawaran menggiurkan yang berujung pada penipuan.“Kami beri masyarakat pemahaman sehingga hak-hak mereka bisa dilindungi sesuai hukum,” ujarnya. (dna/bas)