SALATIGA– Kejadian nahas menimpa Dian Arif Mahardi, 28, warga Perumahan  Permata Gunung Sari Blok A.14. Pasalnya, dua unit sepeda motor miliknya yaitu Honda CBR dan Honda Vario yang diparkir di teras rumahnya hilang digasak kawanan pencuri, Rabu ( 4/10) dini hari. Akibat kejadian ini, guru di sebuah SMK swasta di Salatiga itu menderita kerugian sekitar Rp 50 juta.

Menurut keterangan Ishartoko sekretaris RT setempat, pencurian tersebut diketahui korban saat bangun pagi untuk persiapan kerja. Seperti biasa setelah bangun pagi, korban membuka jendela dan gorden.

Namun pagi itu Dian kaget karena motor Honda CBR nopol H 3158 CK yang biasa diparkir di teras rumah tidak ada.  Ternyata tidak hanya Honda CBR saja yang hilang, sepeda motor Honda Vario nopol H 6956 FK yang ia titipkan di rumah ayahnya yang berdekatan juga hilang. “ Kedua motor diparkir di teras rumah yang belum berpagar,” kata Ishartoko.

Korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Tingkir. Tak lama berselang sejumlah petugas mendatangi lokasi kejadian guna olah TKP. “Malam sebelum  tidur saya masih melihat motor saya. Namun paginya kok sudah hilang, juga motor satunya yang saya parkir d teras rumah bapak saya,” katanya sedih.

Berdasarkan rekaman CCTV milik salah seorang warga, pelaku berjumlah tiga orang mengendarai sebuah motor matic. Mereka masuk ke perumahan sekitar pukul 01.00. Selang 50 menit kemudian, dua pelaku lainnya sudah keluar perumahan dengan motor curiannya.

Salah seorang petugas di Polsek Tingkir mengatakan, kasus pencurian dua sepeda motor di Perum Permata Gunung Sari masih dalam penyelidikan petugas.” Petugas masih menyelidiki kasus pencurian motor dua sekaligus ini,” kata salah seorang petugas yang enggan menyebutkan namanya kepada wartawan. (sas/lis)