33 C
Semarang
Jumat, 17 Juli 2020

Tertimbun Longsor, 1 Tewas, 2 Luka

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

MUNGKID— Aktivitas penambangan pasir di gunung Merapi kembali memakan korban. Rabu (4/10) kemarin,  penambang manual tertimbun material longsor saat asyik menggali.  Satu orang tewas dan dua lainnya luka-luka. Korban meninggal bernama  Sumardi, 50. Sedangkan dua lainnya, masing-masing Suparno, 40, mengalami luka patah punggung; dan Yudi Purnomo, 32, luka ringan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kedu,  longsor terjadi sekitar pukul 08.45. Pagi itu, tiga penambang menggali  pasir di alur sungai Bebeng area Tanggulangsi. Kawasan itu dekat Dusun Cepagan Desa, Kaliurang, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.

Tiga warga Sempu, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta  itu menggali material pasir di bekas penambangan yang membentuk cekungan dalam. Cekungan berkedalaman lima meter. Nah, ketika korban sibuk menggali,  tiba-tiba gundukan pasir di atas mereka mengalami longsor. Tak pelak, ketiganya tertimpa lelongsoran batu dan pasir.  ”Korban yang tewas sedang menggali di bagian paling bawah. Kalau dua rekannya yang selamat, posisinya di atas,” ucap Eryanto,  saksi mata kejadian.

Begitu tertimpa longsor, korban selamat berteriak meminta tolong. Sejumlah penambang yang berada di sekiar lokasi, bergegas memberikan pertolongan kepada para korban. ”Korban terakhir kita angkat sekitar setengah jam kemudian, tapi sudah dalam kondisi tewas.”

Tidak lama kemudian, polisi datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Korban selamat dan meninggal dilarikan ke RSUD Murangan, Kabupaten Sleman.  ”Kita sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan melakukan olah TKP.  Kesimpulannya, kejadian itu murni kecelakaan,” kata Kasubag Humas Polres Magelang, AKP Santoso. Menurut Santoso, lokasi penambangan cukup membahayakan keselamatan para penambang. Pihaknya sudah berkali-kali memperingatkan untuk tidak melakukan kegiatan penambangan di lokasi tebing.

Sebelum ini, kejadian kecelakaan tambang juga terjadi di alur Kali Bebeng, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, awal Agustus lalu. Seorang penambang manual bernama Suryantoro, 31, warga Kemiren Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, meninggal dunia.  Maret 2017 lalu, pasangan suami istri, Kadiyono, 45, dan Lasmini, 52—sepasang penambang—juga tewas tertimpa longsoran pasir di kawasan Bego Pendem, Dusun Jamburejo, Desa Kemiren, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang. Keduanya,  warga Dusun Santren, Desa Gunungpring, Kecamatan Muntilan. Mereka tertimpa tebing setinggi 5 meter. (vie/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

UMKM Dipromosikan Gratis

MAGELANG – Kendala biaya sering membuat pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kota Magelang kesulitan memromosikan produknya. Pemkot Magelang memfasilitasi ruang promosi dan...

Joko Umboro Jati Diperiksa 6 Jam

SEMARANG - Mantan Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang UPTD Terminal Mangkang, Joko Umboro Jati, akhirnya diperiksa penyidik Unit Tipikor Polrestabes Semarang. Pelaksanaan penyidikan...

Diduga Tewas di Tangan Suami

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Tewasnya Sri Rahayu, 39, warga Dusun Macanan, Desa Tajuk, Kecamatan Tengaran, menimbulkan pertanyaan bagi keluarga. Pihak keluarga menemukan kejanggalan atas tewasnya...

Sukses di Magelang, Lanjut ke Banyumas

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Kehadiran Festival Kuliner (Feskul) di Magelang menyita perhatian pencinta kuliner asal Magelang juga sekitarnya. Pengunjung bisa menikmati beragam menu makanan dan...

All New Honda PCX, Bike of the Year

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Sepeda motor matic premium, All New Honda PCX dinobatkan sebagai Bike of the Year pada ajang penghargaan Otomotif Award 2018, beberapa hari lalu...