Tanggulangi Kemiskinan dengan Keroyokan

Pemkot-Stakeholder Harus Kompak

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SALATIGA – Angka kemiskinan di Kota Salatiga relatif rendah ketika dibandingkan dengan Jawa Tengah. Namun hal tersebut tidak boleh dipandang sebelah mata atau hanya dilihat dari perspektif persentase saja. Karena meskipun rendah, angka tersebut mewakili orang-orang yang memerlukan bantuan dan solusi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris saat membuka sekaligus menjadi narasumber dalam Lokakarya Penyusunan Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kota Salatiga tahun
2017-2022 di gedung Setda Kota Salatiga, Selasa (3/10).

Angka kemiskinan Kota Salatiga tahun 2016 adalah 5,24 persen, sedangkan Provinsi Jawa Tengah adalah 10,70 persen, dan nasional ada di angka 13,27 persen.

“Meskipun demikian, hal ini jangan hanya dilihat dari perspektif persentase saja. Karena meski hanya 1 persen pun, mereka adalah masyarakat yang membutuhkan bantuan kita semua,” ujar Muh Haris.

Ia menjelaskan bahwa senjata utama untuk memutuskan mata rantai kemiskinan adalah dengan pendidikan. “Tak diragukan lagi bahwa pendidikan merupakan senjata utama dalam memutuskan mata rantai kemiskinan. Strategi yang harus digunakan adalah dengan keroyokan. Ini maksudnya pemerintah daerah serta seluruh stakeholder harus kompak. Kita pun harus fokus terhadap permasalahan dan juga harus berkelanjutan,” urai Muh Haris.

Hal senada disampaikan ketua panitia kegiatan Andriani yang menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memperoleh bahan masukan dalam penyusunan strategi penanggulangan kemiskinan.

“Bahan masukan tersebut selanjutnya akan digunakan sebagai rancangan kebijakan pembangunan daerah khususnya dalam penanggulangan kemiskinan. Selain itu untuk penyusunan rencana pembangunan daerah mulai dari RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), renstra (rencana strategis) dan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah),” ujar Kabid
Perencanaan Kesejahteraan Rakyat dari Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) ini.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Sekretariat Wakil Presiden RI, Nur Arifina Vivinia, dan juga Kepala Bapelitbangda Kota Salatiga, Tedjo Supriyanto. Lokakarya dihadiri setidaknya 100 undangan dari organisasi perangkat daerah sampai dengan kelurahan, instansi vertikal terkait, akademisi dan tokoh masyarakat Kota Salatiga. (sas/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -