SMK Citra Medika Juara LKTI

471
RAIH PRESTASI : SMK Citra Medika Kota Magelang meraih juara dua dan juara tiga LKTI SMA/SMK/sederajat se-eks Karisidenan Kedu, akhir September lalu. Zulkarnia Sofa dan Yogi Faisal Maris menunjukkan trofi penghargaan itu (IST).
RAIH PRESTASI : SMK Citra Medika Kota Magelang meraih juara dua dan juara tiga LKTI SMA/SMK/sederajat se-eks Karisidenan Kedu, akhir September lalu. Zulkarnia Sofa dan Yogi Faisal Maris menunjukkan trofi penghargaan itu (IST).

MAGELANG – SMK Citra Medika Kota Magelang meraih  juara dua dan juara tiga dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat SMA/SMK/sederajat se-eks Karesidenan Kedu. Kegiatan  yang diselenggarakan Himpunan Administrasi Negara (Himanisra) Universitas Tidar itu bertema Pengalaman Nilai-nilai Pancasila sebagai Wujud Rasa Cinta Tanah Air, pada 30 September lalu.

Naskah yang dikirim kepada panitia penyelenggara lomba disusun secara berkelompok oleh Zulkarnia Sofa dan Yogi Faisal Maris. Keduanya mengangkat dua tema berbeda. Yakni, Strategi Generasi Muda Merawat Kebhinekaan untuk Mengisi Kemerdekaan Indonesia dan Upaya Penerapan Media Permainan Tradisional pada Anak untuk Menyikapi Kebhinekaan sebagai Identitas Cinta Tanah Air.

Untuk tema pertama, diketuai oleh Sofa mendapat peringkat dua, sedangkan tema kedua yang diketuai Yogi mendapat peringkat tiga. Selama penyusunan materi, para siswa dibimbing oleh Sri Nuryanto.

“Banyak hal baru yang bisa saya temukan dan pelajari setelah mengikuti lomba ini,” kata Sofa, kemarin ditemui di sekolahnya, di Jalan Sunan Gunung Jati, Gang Jagoan 1, Jurangombo Utara, Kota Magelang.

Ia menyebutkan, strategi merawat kebhinekaan bagi pelajar bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dengan berbagai cara. Seperti mendukung gerakan literasi Pancasila, guna membangkitkan dan mengobarkan api semangat kemerdekaan.

“Kita juga harus menyadari, bahwa masalah negara bukan hanya urusan para pejabat negara saja. Kita harus ikut berkontribusi dalam memajukan negara kita,” ungkapnya.

Menurutnya, mengoptimalkan potensi diri, belajar yang tekun, berprestasi, dan tidak hanya mempelajari bidang-bidang tertentu saja adalah wujud kontribusi pelajar dalam mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif. Pasalnya, generasi muda yang terampil, tangguh dan sehat, menjadi aset negara di masa mendatang.

“Indonesia memang sudah merdeka dari penjajah, tapi merdeka ini juga harus dimaknai secara lebih luas, mengarah pada penataan aspek-aspek kehidupan berbangsa.”

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri, Sri Nuryanto menambahkan, pihaknya mendukung siswanya untuk mengikuti berbagai lomba. Sehingga termotivasi untuk meningkatkan kompetensinya.

“Pemuda saat ini sebagai ujung tombak pembangunan, penggerak dan pembawa perubahan juga perdamaian di masa mendatang,” ujarnya mewakili Kepala SMK Citra Medika Kota Magelang, Hendratno Widhiatmanto.

Karenanya, pelajar di era digital tidak hanya dituntut maju dalam bidang akademik dan nonakademik, tapi juga mengaktualisasi  nilai-nilai Pancasila. (put/sct/lis)