Ruang Kreatif Wadahi Seniman Daerah Berkreasi

638
PENUH KEAKRABAN : Garin Nugroho (kanan) saat memaparkan program Ruang Kreasi bersama Maudy Koesnaedi dan Billy Gamaliel (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
PENUH KEAKRABAN : Garin Nugroho (kanan) saat memaparkan program Ruang Kreasi bersama Maudy Koesnaedi dan Billy Gamaliel (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

KUDUS-Program Ruang Kreatif: Bincang Seni Pertunjukan Indonesia, kembali diselenggarakan di sejumlah daerah di Indonesia. Program yang digagas Bakti Budaya Djarum Foundation dan Garin Nugroho ini, membuka proposal ide dan kreasi seni pertunjukan, serta kesempatan mengikuti workshop bersama seniman kenamaan tanah air.

“Program ini terbuka untuk seniman muda Indonesia dengan usia maksimal 30 tahun dan tergabung dalam komunitas seni. Mempunyai gagasan pementasan yang dituangkan dalam Proposal Art Project,” papar Program Officer Bakti Budaya Djarum Foundation, Billy Gamaliel, dalam Bincang Seni Pertunjukan Indonesia, di Djarum OASIS Kudus, Selasa malam (3/10) kemarin.

Dalam ajang diskusi ini, hadir Garin Nugroho, Maudy Koesnaedi, serta Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation Renitasari Adrian, Ratna Riantiarno dari Teater Koma dan Iswadi Pratama dari Teater Satu Lampung.

Menurut Billy, proposal dikirimkan paling lambat 30 Oktober 2017. Nantinya, sebanyak 25 peserta terseleksi yang diwakili oleh pimpinan produksi kelompok komunitas seni, berhak mengikuti workshop pada 19 – 22 November di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta.

Menurut Garin Nugroho, Ruang Kreatif untuk menumbuhkan bakat-bakat baru kreator seni pertunjukan Indonesia. “Seni pertunjukan terus tumbuh dan berkembang di Indonesia. Namun, tidak dibarengi regenerasi kreator muda yang mampu dan terus konsisten berkarya sekaligus membangun komunitas seni di lingkungannya. Harapan kami dapat melahirkan seniman yang mampu bersaing di dalam dan luar negeri,” ungkapnya. (fiq/ida)