MUNGKID— Aksi kejahatan yang dilakukan Efs, 34, warga Depok, Jawa Barat, perlu diantisipasi. Dia menyaru (berpura-pura) bertamu dan numpang tidur. Rupanya, itu modus pelaku untuk menggasak barang-barang milik tuan rumah. Kemarin,  pelaku berhasil menggasak dua laptop milik Sukep, 51, warga Dusun Pranan, Desa Ngendrosari, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang. Pelaku rpura-pura menginap di rumah korban, dengan alasan kendaraannya rusak.

Kapolsek Kajoran AKP Haris Gunadi mengatakan, pelaku menggunakan modus numpang nginap di rumah korban. Saat korban tidur lelap, pelaku  membawa kabur dua laptop. ”Dua unit laptop merek Azus dan HP dibawa kabur pelaku dengan kerugian sekitar Rp 9 juta.”

Nah, korban baru sadar dua laptop miliknya hilang, setelah esok harinya, pukul 14.00, korban pergi tanpa pamit. “Siang hari pukul 14.00, pelaku meninggalkan rumah pelapor,” kata Haris. Pukul 18.30, korban baru tahu lemari di rumahnya rusak. Setelah diteliti, dua laptop miliknya telah hilang. Dugaan pun mengarah ke pelaku yang menginap. Korban lantas melapor ke Polsek Kajoran.

Oleh polisi, pelaku  ditangkap di Dusun Krajan, Desa  Secang, Bawen, Kabupaten Semarang, pada hari itu juga. Penangkapan dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Kajoran dan Tim Opsnal Reskrim  Polres Magelang, “Saat dimintai keterangan, tersangka mengakui semua perbuatannya.”

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan polisi. Di antaranya, 1  unit Yamaha Mio nopol AA 3225 CP, sepasang sepatu Polo, sepasang sepatu Conai, dan laptop HP Pavilion.  Tersangka dijerat pasal 363 KUHP. Ancaman hukumannya paling lama 7 tahun penjara. ”Kita masih melakukan pengembangan,” kata Kapolsek. (vie/isk)