Menguji Efek Rotasi

Lima Pilar PSIS Absen Lawan PSMS

472
ABSEN: Bek sayap andalan PSIS, Safrudin Tahar akan absen di laga versus PSMS medan lantaran hukuman akumulasi kartu (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
ABSEN: Bek sayap andalan PSIS, Safrudin Tahar akan absen di laga versus PSMS medan lantaran hukuman akumulasi kartu (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG – PSIS Semarang dipastikan akan tampil tanpa lima pemain pilar mereka dalam laga lanjutan babak 16 besar Liga 2 versus PSMS Medan di Stadion Teladan Medan Sabtu (7/10) mendatang.

Kelimanya adalah gelandang M Yunus, striker Erik Dwi dan Hari Nur kemudian center bek M Rio Saputro dan fullback Safrudin Tahar. M Yunus dan Erik absen lantaran masih dibelit cidera hamstring.

Kemudian Hari Nur harus menepi dalam tiga pertandingan lantaran terkena sanksi dari Komdis. Terakhir, dua pilar M Rio Saputra dan Safrudin Tahar harus absen lantaran hukuman akumulasi kartu kuning.

“Dengan kondisi tersebut otomatis kami akan melakukan rotasi dalam pertandingan lawan PSMS. Kami akan memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk menyiapkan diri,” beber head coach PSIS, Subangkit.

Di pos M Yunus dan Erik, tim berjuluk Mahesa Jenar masih memiliki sejumlah nama seperti Andrid Wibawa, Sholihul Islam dan juga Aldiaer Makatindu. Yunus dan Erik juga telah absen di dua laga terakhir PSIS. Pun begitu di pos Hari Nur. Di laga lawan Persita kemarin, coach Subangkit mempercayakan Andrid Wibawa di pos second striker.

Kemudian di pos bek sayap kanan yang dihuni Safrudin Tahar, coach Subangkit masih memiliki dua stok fullback yaitu Nanang Wahyudi dan Yogi Ardianto. Nanang berpeluang melakoni debutnya berkostum PSIS setelah resmi direkrut di jendela transfer babak 16 besar kemarin.

“Pengganti Rio di bek tengah kami masih memiliki Ali Khumaedi, Tegar Pribadi atau Anhar Latif. Tinggal siapa yang paling siap diturunkan menjelang pertandingan besok,” beber pelatih asal Pasuruan itu.

Sementara menghadapi PSMS Medan, tim Mahesa Jenar tetap wajib tampil fight untuk mencuri poin atas tim berjuluk Ayam Kinantan itu. Raihan satu poin sudah cukup mengantarkan Mahesa Jenar lolos ke babak delapan besar.

“Tidak mudah memang apalagi PSMS bermain di kandang. Namun kami akan berusaha keras untuk bisa mencuri poin dan segera mengamankan tiket ke delapan besar,” sambung General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto. (bas)