Batasan Umur Jadi Kendala

485
TERUS DITEMPA: Karateka Kabupaten Semarang saat mengikuti salah satu kejuaraan (IST).
TERUS DITEMPA: Karateka Kabupaten Semarang saat mengikuti salah satu kejuaraan (IST).

SEMARANG – Pelaksanaan Porprov menjadi ajang mempersiapkan atlet untuk kejuaraan yang lebih tinggi, seperti PON. Namun, batasan umur pada cabang olahraga karate menjadi kendala tersendiri bagi beberapa daerah.

Pasalnya, batasan umur menjadikan atlet potensial tidak dapat berlaga. Wakil Ketua I Forki Jawa Tengah Erri Sadewo mengatakan bahwa batasan umur akan dibicarakan lagi sehingga atlet-atlet potensial nantinya bisa berlaga dalam PON mendatang. “Memang ada batasan umur untuk yang kumite dan kata. Itu menjadi kendala untuk beberapa daerah. Nanti akan kita coba bicarakan,” kata dia.

Kendala umur ini dirasakan kabupaten Semarang yang harus membatasi target capaiannya pada Porprov mendatang. “Targetnya dua emas. Karena atlet yang potensial emas kena regulasi umur,” sambung Andriansyah, pelatih karate Kabupaten Semarang ditemui terpisah.

Sementara itu, cabang olahraga karate Kabupaten Semarang sudah melakukan ancang-ancang untuk pra Porprov mendatang. Sejumlah latihan dilakukan para atlet untuk bisa meraih target yang telah ditentukan.

Winda, salah satu atlet kabupaten Semarang yang akan diturunkan pada nomor kata mengatakan bahwa latihan intensif memang sudah dilakukan menjelang pra Porprov mendatang. Tanggal 27 Oktober nanti, mereka juga akan melakoni try out dengan mengikuti kejuaraan nasional open yang digelar di Banten.

“Kami rencananya akan try out di sana. Sejumlah latihan seperti latihan fisik dan tehnik juga sudah kami lakukan. Mungkin nanti menjelang hari H akan lebih intensif lagi latihannya,” kata dia. (cr4/bas)