TINGKATKAN GIZI: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pronowo secara simbolis menyerahkan bantuan ayam buras dan pakan ayam siap bertelur bagi 1500 KK kurang mampu di Jateng (TAUFIQ RIKOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
TINGKATKAN GIZI: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pronowo secara simbolis menyerahkan bantuan ayam buras dan pakan ayam siap bertelur bagi 1500 KK kurang mampu di Jateng (TAUFIQ RIKOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

BOYOLALI- Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jawa Tengah (DPKH Jateng) membagikan 7500 ekor ayam siap telur bagi 1500 KK kurang mampu dari 15 Kabupaten / Kota di Jateng. Bantuan Ayam Buras/ Lokal Unggul siap bertelur sebanyak lima ekor bagi tiap KK beserta pakan ayam dari PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (PT CPI) itu, merupakan program Pemprov Jawa Tengah mengatasi kemiskinan dan membantu meningkatkan pendapatan dan gizi Keluarga.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, disela kegiatan Gelar Potensi Peternakan Jateng, di Boyolali, Rabu (4/10) kemarin. Pada kesempatan itu, hadir Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hewan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Peternakan Ir Fini Murfiani MSi, Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat SH, Kepala DPKH Jateng Ir Agus Wariyanto SiP MM, General Manager Marketing PT CPI Ngadi Purwanta.

Menurut Ganjar Pranowo, pemberian ayam berserta pakan ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan.“Minimal mereka bisa makan telur setiap hari. Juga bisa diternakkan, sehingga akan berkembang biak untuk menopang perekonomian warga,” paparnya.

Agus Wariyanto, menjelaskan, distribusi bantuan itu diberikan kepada 100 KK dari tiap Kabupaten/Kota. “Masing-masng Kabupaten/Kota diambil satu desa, dan dalam satu desa itu 100 KK diberi bantuan ayam. Masing-maing KK lima ekor berserta pakan. Tahun depan jumlah KK tak mampu penerima dan jumlah kabupaten akan bertambah,” urainya.

Ngadi Purwanta, mengatakan, bantuan ini upaya mendukung program Pengprov Jateng untuk meningkatkan gizi dan ekonomi masyarakat kurang mampu. “Sebagai produsen pakan ternak di Jawa Tengah, khususnya pakan ayam, kami terpanggil ikut serta dalam program ini,” ungkapnya. (fiq/bas)