Rekam Anak SMA, Stok e-KTP Menipis

358

“Perekaman ini sebagai persiapan database warga baru dan juga sebagai antisipasi kebutuhan stok blangko e-KTP.”

ARIFIN Ketua Komisi A DPRD Kota Magelang

MAGELANG–Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang mendatangi sekolah-sekolah untuk melakukan perekaman e-KTP alias KTP elektronik. Baru-baru ini, petugas menyasar SMA 3 Magelang. Siswa-siswi kelas XI dan XII yang sudah berumur 17 tahun dilakukan perekaman.

Kepala SMAN 3 Kota Magelang, Joko Tri Haryanto, mengatakan, mobil dari Disdukcapil sudah mendatangi sekolahnya untuk melakukan perekaman e-KTP. “Dari sekolah, kami mengumumkan kepada siswa agar bisa datang untuk dilakukan perekaman,” kata Joko.

Ketua Komisi A DPRD Kota Magelang, Arifin Mustofa, Selasa (3/10) kemarin, mengatakan, langkah Disdukcapil mendatangi sekolah dalam rangka perekaman e-KTP, sebuah gebrakan bagus. Dalam pandangannya, Arifin mengatakan, siswa SMA/SMK/MA merupakan calon warga baru yang wajib terdata. “Perekaman ini sebagai persiapan database warga baru dan juga sebagai antisipasi kebutuhan stok blangko e-KTP,” ucap politikus PKS tersebut.

Arifin tidak memungkiri, Kota Magelang saat ini mengalami kekosongan stok blangko e-KTP, seperti daerah lainnya. Lanjut Arifin, saat pihaknya meminta klarifikasi, Disdukcapil mengakui masih ada stok blangko e-KTP. Hanya saja, jumlahnya cukup minim, di kisaran 50 keping.

“Stok tersebut adalah cadangan untuk kebutuhan mendesak. Sebab Kota Magelang adalah Kota Militer yang senantiasa terjadi mobilisasi penduduk, sehingga stok diarahkan ke kebutuhan tersebut.”

Mengantisipasi kekosongan stok blangko e-KTP, sambung Arifin, pihaknya sudah mendorong agar Disdukcapil terus berusaha meminta stok keping blangko e-KTP. “Kita sudah meminta stok ke pusat hingga ratusan keeping.” Meski begitu, perekaman e-KTP tetap dilakukan, agar setelah keping blangko datang, bisa langsung dicetak. (cr3/isk)