Polisi Masih Selidiki Motif Ledakan

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

UNGARAN–Polres Semarang saat ini masih melakukan penyelidikan terkait ledakan di rumah warga di Dusun Jlamprang Kulon RT 03/05 Desa Gemawang Kecamatan Jambu Minggu (1/10) kemarin. Ledakan tersebut terjadi pada pukul 22.30, tepatnya di rumah Kartimah, 50.

Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Yusi Adi mengatakan pihaknya masih melakukan pengumpulan data-data dari lapangan. Kerugian materiil keterangan dari korban ditaksir 10 juta. “Kami sudah melakukan pengecekan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Bahkan, sudah kami laksanakan olah TKP,” ujar Yusi, Selasa (3/10) kemarin.

Saat terjadi ledakan, korban berada di dalam rumah. Rumahpun dalam kondisi tertutup dari dalam. “Saat itu, putra korban yaitu Guntoro sedang tidur tiba-tiba mendengar suara ledakan di teras rumah seperti suara petasan,” ujarnya.

Penasaran dengan suara ledakan tersebut, Guntoro memutuskan melihat dan memastikan suara ledakan tersebut. Ia mendapati teras rumah sudah dalam keadaan rusak dan hancur. Kaca depan rumah pecah dan genting teras rumah roboh. “Guntoro langsung melaporkan kondisi tersebut ke kadus setempat yaitu Nur Abdur Rofik, 42, dan Pak kadus lapor ke Polsek Jambu,” ujarnya.

Hasil penyelidikan di lapangan, lanjutnya, ledakan tersebut terdengar keras sampai radius 5 km. Sebelum terjadi ledakan, Guntoro sempat mendengar ada suara sepeda motor yang melintas di depan rumahnya. “Menurut keterangannya bahwa sebelum terjadinya ledakan ada 2 orang berboncengan sepeda motor melintas dan berhenti di depan TKP, kemudian selang 1 menit kedua orang tersebut pergi meninggalkan TKP menuju ke arah Dusun Losari Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang,” tuturnya.

Dugaan sementara, korban terindikasi memiliki permasalahan yang melatarbelakangi terjadinya ledakan tersebut. Menurut keterangan korban saat penyelidikan menjelaskan bahwa sebelumnya korban diindikasikan memiliki permasalahan pribadi dengan suami sirinya yaitu Suroto alias Retek (60). Suroto merupakan warga Dusun Ngepoh Desa Madiyo Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang. (ewb/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -