HASIL KINERJA: Ketua TP PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi (baju batik) berfoto bersama Ketua Umum TP PKK, Ibu Erni Guntarti Tjahjo Kumolo usai menerima penghargaan Pakarti Utama I Tingkat Nasional pelaksana terbaik UP2K PKK di Jakarta, Selasa (3/10) (Ist).
HASIL KINERJA: Ketua TP PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi (baju batik) berfoto bersama Ketua Umum TP PKK, Ibu Erni Guntarti Tjahjo Kumolo usai menerima penghargaan Pakarti Utama I Tingkat Nasional pelaksana terbaik UP2K PKK di Jakarta, Selasa (3/10) (Ist).

SEMARANG- Berbagai inovasi, kreativitas dan program-program kegiatan yang dilaksanakan PKK Kota Semarang di dalam membantu upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat berbuah manis.

Dalam peringatan hari Kesatuan Gerak PKK (HKG PKK ke-45) tingkat nasional dan Jambore Nasional  Kader PKK yang diselenggarakan di Hotel Mercure, Ancol Jakarta, Selasa (3/10), PKK Kota Semarang yang dalam hal ini diwakili Kelurahan Pendrikan Lor Kecamatan Semarang Tengah dinobatkan sebagai peraih penghargaan Pakarti Utama I Tingkat Nasional kategori Pelaksana Terbaik Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK untuk kategori kota.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Umum Tim Penggerak PKK, Erni Guntarti Tjahjo Kumolo kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi.

Raihan prestasi ini tidak lepas dari kinerja PKK Kota Semarang khususnya dalam Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga yang dinilai sangat baik.

Hal ini dapat dilihat dari berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh PKK Kota Semarang di bidang UP2K di antaranya dengan membentuk Warung Hebat, Sekar Arum hebat, membantu pengrajin Batik Semarangan, membentuk Koperasi Wanita Berbadan Hukum “Sekar Arum” hingga membuat rintisan sentrape-sentra makanan dan kerajinan di kelompok UP2K PKK yang bekerja sama dengan Dinas Perindustrian serta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dari PKK, Pemerintah Kota Semarang dan seluruh warga masyarakat. Tentunya ini menjadi sebuah kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh kader PKK dan warga masyarakat untuk terus bersinergi bersama-sama meningkatkan kesejahteraan,” ungkap istri Wali Kota Semarang tersebut.

Sementara Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat membuka acara meminta seluruh kader PKK untuk dapat membantu tumbuh kembang anak sejak dini baik fisik maupun verbal.

“Tahun 2020, 2025, 2030, Negara Indonesia dihadapkan dengan jumlah usia produktif yang sangat besar 60-75 persen, yang artinya kita punya kekuatan dan kesempatan untuk menggerakkan perekonomian,” ujar Jokowi.

“Untuk itu, saya minta seluruh kader PKK yang ada di Indonesia agar membantu mempersiapkan tumbuh kembang anak-anak agar mereka tumbuh dengan baik, tanpa ada kekerasan”, imbuhnya. (*/zal)