SLEMAN—Komplotan pelaku penipuan bermodus bisa menggandakan duit, kemarin, diringkus Polresta Yogyakarta. Pelaku bernama Yudi Suwandi, 58, alias Asun, warga Purwokerto, Jawa Tengah. Satu lagi, Sujiarto Mateus alias Prayitno alias Mbah Geger, 56, warga Kulonprogo, DIY. Keduanya berbagi tugas. Yudi mencari korban, sedangkan Sujianto berpura-pura sebagai paranormal yang bisa menggandakan uang. Korbannya, Sukamtoyo, warga Wirobrajan. Mulanya, korban didatangi Yudi. Kepada korban, Yudi alias Asun, bercerita bahwa dia baru saja mendapatkan uang Rp 350 juta hasil penggandaan.

Penuturan meyakinkan yang disampaikan oleh pelaku, membuat korban tertarik. Sukamtoyo lantas menyatakan keinginannya untuk menggandakan uang. Oleh Yudi, korban dipertemukan dengan Sujiarto Mateus yang mengaku sebagai dukun untuk mengikuti ritual.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Akbar Bantilan mengatakan, baik Yudi dan Sujiarto saling kenal. Satu pelaku berperan meyakinkan korban. Satu lainnya, menjadi dukun yang dapat menggandakan duit. “Korban terbujuk karena uang yang ditawarkan dari penggandaan begitu menggiyurkan,” kata Akbar, Selasa (3/10) kemarin. Yudi menjanjikan kepada korban bahwa uang puluhan juta rupiah, dapat digandakan menjadi miliaran rupiah. Syaratnya, korban mau diajak melakukan ritual.

“Syarat ritual senilai Rp 10 juta bisa digandakan menjadi Rp 6 miliar. Uang itu nantinya didapat dengan ritual di Goa Sriti, Samigaluh,” jelasnya. Beberapa minggu melakukan ritual bersama pelaku, uang korban tak bertambah. Padahal, korban sudah menyetor ke pelaku sebanyak 10 kali. “Uang miliaran rupiah tak kunjung ada. Korban ternyata telah menyetorkan total uang Rp 135 juta secara bertahap.” Karena uangnya tidak dikembalikan pelaku, korban melapor ke polisi. (jpg/isk)