MUNGKID—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang menggelar bimbingan teknis (bintek) terkait pendaftaran dan verifikasi partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019. Seluruh parpol wajib memasukkan data kepengurusan dan keanggotaan ke dalam sistem informasi parpol (Sipol). Ketua KPU Kabupaten Magelang Affifudin mengatakan, keberadaan Sipol merupakan hal yang membedakan Pemilu 2019, dengan Pemilu sebelumnya. “Pada dasarnya, penyelenggaraan Pemilu saat ini adalah sama dengan Pemilu sebelumnya. Yang membedakan hanya tahun ini ada sistem aplikasi Sipol berbasis IT,” kata dia di sela bintek di Hotel Atria, Kota Magelang.

Menurut dia, nantinya berkas data parpol yang diserahkan ke KPU sebagai persyaratan mengikuti Pemilu 2019, akan dimasukkan dalam Sipol. Data tersebut, di antaranya meliputi kepengurusan dan anggota. “Data parpol yang nantinya diinput dalam Sipol harus sesuai dengan hardcopy yang diserahkan ke KPU.” Melalui bintek yang dihadiri perwakilan parpol, Afif berharap, seluruh parpol bisa memahami manajemen penyelenggaraan Pemilu. Utamanya, sistem aplikasi Sipol. “Bintek ini upaya untuk menyukseskan Sipol.”

Terpisah, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Temanggung juga mengundang seluruh partai politik di kabupaten setempat untuk mengikuti sosialisasi bimbingan teknis pendaftaran dan verifikasi parpol peserta Pemilu tahun 2019, kemarin.

Kegiatan yang dipusatkan di aula KPUD Temanggung itu, diikuti 14 partai politik. Yakni PDIP, PKB, PPP, Gerindra, Hanura, Partai Demokrat, PKS, Golkar, dan Nasdem. Juga PAN, PSI, Berkarya, Idaman, dan Perindro. Dua partai politik tidak hadir pada acara tersebut: PKPI dan PBB. Ketua KPU Kabupaten Temanggung H. Sujatmiko berharap seluruh partai politik di Kabupaten Temanggung mempersiapkan diri memenuhi persyaratan. Kemudian segera menyerahkan seluruh persyaratan dokumen kepada KPU Temanggung pada masa pendaftaran. (vie/san/isk)