BANYAK PRESTASI: Para guru dan mutid SDN 2 Karangsari memamerkan koleksi piala prestasi olahraga (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
BANYAK PRESTASI: Para guru dan mutid SDN 2 Karangsari memamerkan koleksi piala prestasi olahraga (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

KENDAL – SD Negeri 2 Karangsari merupakan sekolahan yang berada dipinggiran Kecamatan Kendal Kota. Namun siswa-siswi di sekolah ini mampu berunjuk gigi di bidang olahraga.

Sederet prestasi olahraga yang ditorehkan siswa-siswi SD Negeri 2 Karangsari antara lain peringkat kedua Popda tahun 2015, peringkat ketiga Putri Lomba Renang 100 meter O2SN Kecamatan Kendal 2017, peringkat dua Putri Lomba Bola Voli Mini 02SN SD/MI.  Kemudian, Juara Lomba Kids Atletics O2SN 2017, tim voli Putri peringkat dua tingkat Kecamatan 2017. 

“Disini yang paling menonjol adalah prestasi olahraga dan atletik. Memang kalau dari segi prestasi akademik kita masih terus mengejar dengan sekolah lain,” ungkap Kepala SDN 2 Karangsari, Rommaenur kepada Jawa Pos Radar Semarang Selasa (3/10) kemarin.

Menurut kepala sekolah yang menjabat di SDN 2 Karangsari sejak Februari 2014 ini mengatakan, selain sederet prestasi O2SN, murid didiknya juga meraih berbagai prestasi pada ajang perlombaan Popda 2017.

“Popda Tahun 2017, Juara Voli Putra Tingkat Kecamatan, juara Lompat katak Putra 2017, peringkat dua Lempar Turbo Putra 2017, peringkat tiga Lompat Jauh Putra dan Putri 2017 termasuk peringkat tiga lompat Katak Putri 2017,” terangnya.

Diluar bidang olahraga, murid didik Rommaenur juga menyabet prestasi dibidang Mapsi. Bukti prestasi tersebut adalah menyebet peringkat tiga lomba Tahsinul Khat Putra Mapsi Ke-19 Tingkat Kecamatan Kendal 2017. Kemudian peringkat tiga Lomba Kewirausahaan Islami Putri Mapsi ke-19 Tingkat Kecamatan Kendal 2016.”Kita memang aktif mengikuti perlombaan. Setiap tahun kita harus punya target untuk bisa meraih prestasi-prestasi setiap perlombaan yang kita ikuti,” tegasnya.

Diakuinya, prestasi-prestasi yang diraih anak didiknya ini tidak terlepas dari kerja keras dan semangat para guru dalam melakukan pembinaan. Selain itu, dukungan dari orangtua juga menjadi faktor utama dalam mencetak siswa yang berprestasi.

“Tekniknya dengan pembiasaan setiap hari, supaya siswanya lebih matang. Ada pembelajaran tambahan ekstra kurikuler. Setiap pulang sekolah para siswa juga latihan rutin meski beberapa menit,” katanya.

Rommaenur juga akan terus meningkatkan prestasi baik akademik maupun non akademik. Pihaknya akan terus menyiapkan bibit-bibit murid berprestasi untuk mengangkat nama sekolahan termasuk guru dan murid itu sendiri.

“Memang kalau tidak berkesinambungan menyiapkan bibit nanti akan vakum. Kita memberikan pelatihan dan pembinaan sesuai kemampuan. Anak yang punya bakat itu harus seneng dulu,” katanya.

Sederet prestasi tersebut, Rommaenur sangat mengapresiasi dan siap tampi menjadi peserta lomba sekolah berprestasi Kendal menuju permata pantura. Pada perlombaan bergengsi ini, Rommaenur memilih menjadi peserta kategori Sekolah Berprestasi Olahraga. “Biar SD kita bisa mencuat dibidang olahraganya. Semoga tidak aja SD di tengah kota saja, sehingga SD pinggiran bisa muncul,” pungkasnya. (mha/bas)