Warga Diminta Waspadai Ideologi Berbahaya

326
REFLEKSI : Bupati Batang Wihaji dan Pejabat Forkompinda Batang saat melihat foto-foto para pahlawan yang gugur dalam pemberontakan G30 S PKI setelah menggelar upacara Hari Kesaktian Pancasila (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang).
REFLEKSI : Bupati Batang Wihaji dan Pejabat Forkompinda Batang saat melihat foto-foto para pahlawan yang gugur dalam pemberontakan G30 S PKI setelah menggelar upacara Hari Kesaktian Pancasila (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang).

BATANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang meminta warganya agar mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya dan mewaspadai gerakan atau pikiran yang mencoba merongrong ideologi Pancasila. Salah satunya dengan menjaga empat pilar yakni, Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesaturan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut ditegaskan Bupati Batang Wihaji saat melaksanakan upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober, Senin (2/10) kemarin. “Hari ini mungkin kita tidak sadar mungkin ada beberapa gerakan atau pikiran yang mencoba merongrong ideologi pancasila. Karena itu, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat kabupaten Batang tetap waspada,” tegas Bupati.

Untuk itu, dengan memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kata Bupati Wihaji, menjadi pembelajaran sekaligus pengingat untuk senantiasa bersyukur bahwa atas pengorbanan pahlawan, negara ini tetap ber Pancasila. “Sebagai warga negara Indonesia, jangan lupa sejarah. Karena berkat para pahlawan yang berkorban untuk bangsa dan negara, kita bisa seperti ini,” ucap Wihaji.

Selanjutnya, bupati juga mengimbau kepada seluruh warga Batang agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan, guyub rukun dan berterimakasih kepada para pahlawan. Sedangkan dalam upacara Hari Kesaktian Pancasila tingkat Kabupaten Batang diikuti oleh Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Batang, Kodim 0736 Batang, Posmat Angkatan Laut Batang, Polres Batang, Dishub Batang, Satpol PP, Linmas, Korpri, Pemuda Pancasila, FKPPI, Banser dan pelajar.

Setelah selesai upacara, Bupati Batang Wihaji, Wakil Bupati Batang Suyono dan Forkopimda menyaksikan foto-foto para pahlawan yang terpampang di halaman pendopo. (han/ida)