BUKA PELATIHAN: Direktur Ilham Cruise Training Center (ICTC) Kota Magelang, membuka acara Upgrade Skills ICTC (ISTIMEWA).
BUKA PELATIHAN: Direktur Ilham Cruise Training Center (ICTC) Kota Magelang, membuka acara Upgrade Skills ICTC (ISTIMEWA).

Puluhan tahun bekerja di sektor pariwisata, membuat Ilham Pamungkas kenyang urusan tetek bengek sektor ini. Ia lantas membuka pelatihan bagi muda-mudi yang ingin bekerja di kapal pesiar dan perhotelan pada lembaganya: Ilham Cruise Training Center (ICTC) Kota Magelang. Seperti apa?

AGUS HADIANTO, Magelang

MENGANTONGI gaji puluhan juta per bulan, tidak lantas membuat Ilham Pamungkas puas. Ilham justru memutuskan untuk mundur dari kapal pesiar Tiongkok. Ia lantas mendirikan lembaga pelatihan bagi muda-muda yang ingin bekerja di kapal pesiar.

Ilham menamakan lembaganya: Ilham Cruise Training Center (ICTC). Di lembaga bentukannya,. posisi Ilham orang nomor satu: direktur. Sejak dirintis lima tahun silam, lulusan ICTC telah banyak yang bekerja di kapal-kapal pesiar luar negeri, juga di hotel-hotel berbintang.

Pria yang bekerja di kapal pesiar sejak berusia 18 tahun itu, bertekad memastikan anak didiknya berhasil. Berbekal pengalaman dan jejaringnya, Ilham menyalurkan anak didiknya ke perusahaan kapal pesiar di luar negeri. Jumlah murid Ilham pun terus bertambah hingga mencapai lebih dari 300 orang per tahun. Satu rekrutmen dilakukan per tiga bulan sekali, sekitar 50-100 orang.

Ilham menuturkan, selain ingin membagi pengalamannya kepada orang lain, niatnya mendirikan kursus di bidang kapal pesiar dan perhotelan, karena ingin menolong orang lain. Terlebih, ia menilai bahwa Kota Magelang belum punya lembaga kursus kapal pesiar yang berkompeten.

“Banyak orang tertipu tawaran kerja di luar negeri. Biasanya, dengan kata berani bayar berapa. Bermula dari rasa prihatin seperti itu, lalu saya terbesit niat untuk membuka pelatihan di Kota Magelang,” kata Ilham, usai ikut membuka kegiatan Upgrade Skills ICTC, di kantornya, di Kampung Bojong Timur, Jurangombo Selatan, Magelang Selatan.

Menurut Ilham, puluhan tahun bekerja di sektor jasa pariwisata, ia paham benar seluk beluk kerja di kapal pesiar. Termasuk, proses rekrutmennya. “Hampir 95 persen lulusan kami diterima bekerja di kapal pesiar dan hotel yang sudah menjadi jejaring kami.” Kesuksesan ICTC tidak dibangun seorang diri. Ia ditemani David, rekannya yang juga turut merintis. “Kebetulan saya didapuk sebagai direkturnya.”

Ilham mengatakan, ICTS membuka kelas pelatihan minimal lulusan siswa SMA, karena standar kerja di luar negeri minimal SMA. “Jadi kami mengikuti alur di sana.”

ICTC, kata Ilham, menggandeng sejumlah pihak. Selain kerja sama dengan hotel berbintang, juga menjalin dukungan dengan Pemkot Magelang, serta pihak Pemprov Jateng. “Anak didik kami yang sudah bekerja pun, tetap dipantau, sehingga kami mempunyai database lengkap.”

Data base lantas dijadikan acuan oleh mitra kerjanya untuk me-review riwayat calon anak didiknya yang akan bekerja. “Namun, itu hanya sebatas wilayah Asia. Untuk Eropa, tergantung mitra kerjanya. Namun kami pastikan, kami tetap mendatanya sendiri.” (*/isk)